Minyak Bertahan Tinggi, Hormuz Jadi Kunci
Minyak bertahan dekat puncak enam bulan setelah reli dua sesi terakhir. WTI di sekitar $67/barel dan Brent mendekati $72/barel, mendorong naiknya risiko geopolitik setelah Trump memberi Iran batas “10–15 hari” untuk negosiasi nuklir dan AS memperkuat postur militer di Timur Tengah.
Pasar fokus pada risiko gangguan di Selat Hormuz (sekitar 20% pasokan minyak global) yang menambah premi geopolitik pada harga. Dukungan tambahan datang dari data EIA: stok minyak AS turun 9 juta barel disertai penurunan stok bensin dan distilat, membuat bias minyak tetap mengarah naik meski volatilitas masih tinggi.
Harga minyak pada saat analisis ini adalah $71.47
- Beli jika harga bergerak di bawah $71.58
- Jual jika harga bergerak di bawah $71.45
Resistensi 2: $71,87
Resistensi 1: $71,72
Dukungan 1: $71,33
Dukungan 2: $71,15
Penafian:
Artikel ini bersifat analitis dan bukan merupakan referensi definitif. Harap mempengaruhi pengaruh perkembangan fundamental dan teknikal dalam perdagangan sebelum membuat keputusan investasi apa pun.
Sumber: Newsmaker.id