
Trending

Market Update
Sumber: Newsmaker.id
Bursa saham Amerika Serikat dibuka menguat pada perdagangan Senin, 21 September 2026, setelah investor mencoba mencerna sejumlah katalis utama mulai dari komentar pejabat Federal Reserve, perkembangan geopolitik, hingga pertemuan dagang AS–China. Indeks utama Wall Street bergerak positif di awal perdagangan, meskipun pasar masih berhati-hati terhadap kemungkinan kebijakan suku bunga The Fed tetap ketat dalam waktu lebih lama.
Sentimen pasar mendapat dukungan dari meredanya sebagian kekhawatiran geopolitik setelah muncul peluang dialog antara Amerika Serikat dan Iran. Presiden Donald Trump menyatakan terbuka untuk bertemu Presiden Iran Masoud Pezeshkian, sehingga membantu menekan harga minyak dan mengurangi kekhawatiran terhadap tekanan inflasi akibat energi. Selain itu, investor juga menantikan kunjungan Presiden China Xi Jinping ke AS yang berpotensi membuka pembahasan terkait hubungan perdagangan kedua negara.
Namun, kenaikan saham masih dibatasi oleh kekhawatiran terhadap arah kebijakan moneter Federal Reserve. Komentar Presiden Federal Reserve Bank of Chicago Austan Goolsbee kembali menegaskan bahwa inflasi AS masih menjadi perhatian dan permintaan ekonomi yang kuat dapat menjaga tekanan harga. Pernyataan tersebut membuat pasar kembali memperhitungkan kemungkinan suku bunga bertahan lebih tinggi untuk waktu yang lebih lama.
Dari sisi sektor, saham teknologi kembali menjadi perhatian investor seiring optimisme terhadap perkembangan kecerdasan buatan (AI), sementara sektor energi menghadapi tekanan setelah harga minyak mentah mengalami koreksi. Ke depan, Wall Street akan mencermati data ekonomi AS berikutnya, komentar pejabat The Fed lainnya, serta hasil pertemuan Trump–Xi untuk menentukan arah pasar selanjutnya. Investor kini menghadapi kondisi di mana peluang pertumbuhan ekonomi masih ada, tetapi risiko kebijakan moneter ketat tetap menjadi faktor utama.(CP)