
Trending

usdchf
Sumber: Newsmaker.id
Pasangan USD/CHF melemah untuk sesi keempat berturut-turut pada perdagangan Selasa (22/9), berada di sekitar level 0,8200 pada sesi Asia. Pelemahan pasangan ini terjadi karena dolar AS mengalami tekanan di tengah meningkatnya sentimen risk-on setelah pasar melihat peluang perbaikan hubungan perdagangan dan diplomasi global.
Investor kini fokus pada rencana pertemuan antara Amerika Serikat dan Tiongkok yang akan menjadi salah satu agenda penting pekan ini. Pasar menantikan sinyal terkait hubungan kedua negara ekonomi terbesar dunia tersebut, terutama mengenai perkembangan perdagangan, investasi, dan potensi meredakan ketegangan ekonomi.
Selain faktor AS-China, harapan terhadap penyelesaian konflik Timur Tengah juga meningkatkan optimisme pasar. Presiden Iran Masoud Pezeshkian memimpin delegasi Iran dalam Sidang Umum PBB, sementara Presiden AS Donald Trump menyatakan kemungkinan terbuka untuk melakukan pertemuan di sela-sela agenda tersebut.
Membaiknya sentimen global membuat permintaan terhadap aset safe haven seperti dolar AS dan franc Swiss mengalami perubahan. Dolar AS cenderung melemah karena investor mulai mengalihkan perhatian ke aset berisiko, meskipun prospek kebijakan moneter The Fed yang masih hawkish tetap menjadi faktor pendukung bagi USD.
Analisis Pembuat Berita:
Pergerakan USD/CHF saat ini mencerminkan perubahan sentimen pasar global, dengan fokus utama pada perkembangan diplomasi AS-China dan Timur Tengah. Jika optimisme terhadap hubungan perdagangan dan geopolitik berlanjut, tekanan terhadap dolar AS akan berlanjut. Namun, ekspektasi kebijakan The Fed yang ketat masih menjadi faktor yang dapat membatasi pelemahan USD. (asd)