
Trending

hang-seng
Sumber: Newsmaker.id
Bursa saham Hong Kong menguat pada perdagangan Senin (21/9) setelah investor menyambut perkembangan terbaru dalam pembicaraan Amerika Serikat dan China menjelang rencana pertemuan Presiden Donald Trump dan Presiden Xi Jinping. Indeks Hang Seng naik 1,2% atau 291,93 poin ke level 25.042,71, sementara Hang Seng China Enterprises Index meningkat 1,4% ke 8.339,63.
Sentimen positif muncul setelah Menteri Keuangan AS Scott Bessent dan Wakil Perdana Menteri China He Lifeng menggelar pembicaraan di New York sebelum pertemuan Trump–Xi. Diskusi tersebut mencakup sejumlah isu strategis seperti perdagangan, investasi, serta perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI). Pasar melihat komunikasi tingkat tinggi ini sebagai upaya menjaga hubungan ekonomi kedua negara tetap stabil di tengah ketegangan yang masih berlangsung.
Investor kini menantikan pertemuan Trump dan Xi yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis. Agenda utama yang menjadi perhatian pasar meliputi hubungan perdagangan, kebijakan tarif, serta akses terhadap mineral kritis atau rare earth yang menjadi komponen penting bagi industri teknologi global. Kesepakatan atau sinyal positif dari pertemuan tersebut berpotensi memberikan dorongan bagi aset berisiko, terutama saham Asia.
Namun, pasar tetap berhati-hati terhadap arah kebijakan moneter Amerika Serikat setelah The Fed memberikan sinyal yang lebih ketat pekan lalu. Pelaku pasar masih memperhitungkan peluang kenaikan suku bunga tambahan pada Oktober, sehingga pergerakan saham global tetap dipengaruhi oleh prospek suku bunga dan kekuatan dolar AS.
Newsmaker menilai, fokus utama pasar minggu ini berada pada hasil komunikasi Trump–Xi. Jika kedua negara memberikan sinyal stabilitas hubungan ekonomi, saham Asia berpotensi mendapat dukungan dari membaiknya sentimen risiko. Sebaliknya, jika pembicaraan kembali menemui hambatan terkait tarif atau teknologi strategis, volatilitas pasar dapat kembali meningkat.
Sumber: Newsmaker.id