
Trending

gbpusd
Sumber: Newsmaker.id
Pound sterling masih bergerak lemah terhadap dolar AS pada perdagangan Asia, Kamis. GBP/USD berkonsolidasi di dekat level terendah mingguan dan tertahan di bawah 1,3600.
Tekanan datang dari penguatan dolar AS setelah data inflasi PCE AS menunjukkan angka yang masih panas. PCE tahunan naik 3,7%hingga Juli, sedikit di atas perkiraan pasar.
Data tersebut menjaga peluang kenaikan suku bunga The Fed sebelum akhir tahun tetap terbuka. Kondisi ini membuat dolar AS bertahan kuat dan menjadi beban bagi pergerakan GBP/USD.
Namun, pelemahan pound masih terbatas karena yield Treasury AS tetap rendah akibat strategi buyback obligasi pemerintah. Selain itu, optimisme terkait potensi kesepakatan AS-Iran juga menahan permintaan safe haven terhadap dolar.
Iran dan Oman dilaporkan telah menyepakati jalur sementara bagi kapal komersial di Selat Hormuz. Meski begitu, Iran menegaskan pembukaan penuh belum akan dilakukan sampai AS memenuhi komitmen dalam kesepakatan damai sementara.
Analisis Newsmaker: GBP/USD masih rawan tertekan selama bertahan di bawah 1,360, terutama jika pidato Kevin Warsh di Jackson Hole bernada hawkish. Namun, jika yield AS tetap rendah dan sentimen diplomasi Hormuz membaik, tekanan terhadap pound berpotensi tertahan dan membuka peluang rebound terbatas.(asd)
Sumber: Newsmaker.id