Euforia AI Mereda, Hang Seng Tergelincir
Indeks Hang Seng kembali melemah pada penutupan hari Jumat (16/1), turun sekitar 0,3% ke 26.845, memperpanjang koreksi untuk dua sesi beruntun setelah penguatan awal memudar. Tekanan datang dari pelemahan mayoritas sektor, sementara pelaku pasar memilih lebih defensif menjelang rangkaian data besar China yang rilis pekan depan—mulai dari PDB kuartal IV, produksi industri, penjualan ritel, hingga penetapan suku bunga pinjaman acuan (LPR).
Sentimen juga ikut terbebani oleh pergerakan bursa China daratan yang cenderung melemah, memicu aksi ambil untung setelah reli sebelumnya yang didorong optimisme AI dan membawa pasar ke area tertinggi dalam satu dekade. Di sisi kebijakan, pasar menambah kehati-hatian setelah Beijing mengumumkan pengetatan aturan pembiayaan margin yang akan mulai berlaku 19 Januari, sehingga ruang spekulasi leverage dinilai bakal lebih ketat.
Meski ditutup merah, kinerja mingguan Hong Kong masih positif—Hang Seng tetap membukukan kenaikan sekitar 2,3% dan berhasil membalikkan pelemahan pekan sebelumnya. Dukungan datang setelah PBoC memberi sinyal masih ada peluang pemangkasan RRR dan suku bunga kebijakan, ditambah data pinjaman yuan baru Desember yang melampaui ekspektasi berkat permintaan akhir tahun yang lebih kuat. Di papan saham, Chow Tai Fook turun sekitar 1,5%, Haidilao melemah 1,3% usai pergantian CEO, sementara tekanan lebih besar terlihat pada Pop Mart (-5,7%), Tencent Music (-4,7%), dan Xiaomi (-1,9%). (Arl)
Sumber : Newsmaker.id