Hang Seng Loyo, Saham Chip SMIC Ikut Terseret
Indeks Hang Seng di Hong Kong kembali melemah untuk hari ketiga berturut-turut pada Rabu(10/12), turun 0,5% ke level 25.382,56 di sesi pagi. Sentimen terbebani oleh kekhawatiran investor yang masih menunggu sinyal arah kebijakan suku bunga The Fed tahun depan, setelah Wall Street juga lesu semalam. Tekanan jual juga terasa di indeks lain: Hang Seng Tech turun tipis 0,1%, CSI 300 di China daratan melemah 0,7%, dan Shanghai Composite turun 0,5%. Saham-saham besar seperti WuXi AppTec, NetEase, dan Kuaishou kompak turun sekitar 1,6%-1,9%.
Salah satu sorotan utama adalah saham produsen chip China, SMIC, yang turun 1,6% ke HK$67,75, memperpanjang koreksi setelah Presiden AS Donald Trump mengizinkan Nvidia menjual kembali chip AI canggih ke China. Padahal, sepanjang tahun ini saham SMIC sempat melonjak 112% berkat dorongan swasembada teknologi dan dukungan kuat pemerintah untuk chip lokal. Di sisi lain, penurunan indeks tertahan oleh kenaikan Meituan, Baidu, dan Ping An. Dua saham yang IPO hari ini justru melesat tajam: Shanghai Bao Pharmaceuticals naik 118% di Hong Kong dan Beijing Biocytogen melompat 150% di Shanghai. Di kawasan Asia lain, tren pelemahan juga terasa: Nikkei 225 Jepang turun 0,6%, Kospi Korea Selatan melemah 0,1%, sementara indeks S&P/ASX 200 Australia bergerak nyaris flat. (az)
Sumber: Newsmaker.id