Saham Asia Mixed Pasca Wall Street Jatuh Ditengah Kekhawatiran Ekonomi
Pasar Asia Pasifik diperdagangkan beragam pada hari Rabu (26/2), yang mengikuti penurunan dua indeks acuan utama Wall Street semalam setelah survei kepercayaan konsumen AS jauh lebih lemah dari perkiraan ekonom.
Indeks acuan Jepang Nikkei 225 dan Topix berada di wilayah negatif untuk hari kedua berturut-turut. Indeks Nikkei 225 memulai hari dengan penurunan 0,56%, sementara indeks Topix yang lebih luas turun 0,44%.
Di Korea Selatan, Kospi memulai hari dengan kenaikan 0,12%, sementara indeks berkapitalisasi kecil Kosdaq naik 0,25%.
Indeks S&P/ASX 200 Australia turun 0,47%, yang memperpanjang kerugiannya untuk hari kedua berturut-turut.
Negara tersebut akan merilis data inflasi untuk Januari di kemudian hari. Sebuah jajak pendapat Reuters memperkirakan indeks harga konsumen tertimbang akan naik 2,5% tahun ke tahun, sama seperti bulan sebelumnya.
Kontrak berjangka untuk indeks Hang Seng Hong Kong berada di level 23.148, menunjukkan pembukaan yang lebih tinggi dibandingkan penutupan HSI di level 23.034,02.
Sementara anggaran tahunan Hong Kong akan diajukan pada hari ini.(yds)
Sumber: CNBC