Wall Street Ditutup Turun Tajam Ditengah Meningkatnya Kekhawatiran atas Ekonomi dan Tarif
Saham AS anjlok pada hari Jumat (21/2), memperpanjang aksi jualnya menyusul laporan ekonomi yang suram dan menutup minggu ini yang dipersingkat karena liburan yang penuh dengan ancaman tarif baru dan kekhawatiran akan melemahnya permintaan konsumen.
Ketiga indeks saham utama AS bergerak turun tajam menyusul data tersebut, dan melanjutkan penurunannya pada perdagangan sore. Ketiganya juga membukukan kerugian mingguan yang tajam.
Data ekonomi menunjukkan aktivitas bisnis AS melambat dan sentimen konsumen memburuk, dengan peserta survei menyatakan prospek yang semakin suram dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi.
Data tersebut muncul menyusul panduan Walmart (WMT.N) yang mengecewakan pada hari Kamis, yang memicu kekhawatiran akan meredam permintaan konsumen.
Minggu ini, Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa ia akan segera mengumumkan tarif baru yang mencakup kayu dan produk hutan, selain rencana yang diumumkan sebelumnya untuk mengenakan bea masuk pada mobil impor, semikonduktor, dan farmasi.
Menurut data awal, S&P 500 (.SPX), turun 104,01 poin, atau 1,70%, dan ditutup pada level 6.013,46 poin, sementara Nasdaq Composite (.IXIC), turun 434,97 poin, atau 2,20%, menjadi 19.524,01. Dow Jones Industrial Average (.DJI), turun 751,33 poin, atau 1,69%, menjadi 43.428,02. (Arl)
Sumber: Reuters