Pasar Asia-Pasifik Bervariasi Saat Investor Menimbang Data Inflasi Jepang, Ancaman Tarif Trump
Pasar Asia-Pasifik diperdagangkan beravariasi pada hari Jumat (21/2) karena investor mengkaji data inflasi dari Jepang, sementara ancaman tarif Presiden AS Donald Trump merusak sentimen investor.
Nikkei 225 Jepang turun 0,43%, sementara Topix turun 0,33%. Tingkat inflasi Jepang pada bulan Januari naik menjadi 4%, mencapai level tertinggi sejak Januari 2023. Inflasi inti — yang tidak termasuk harga makanan segar — naik menjadi 3,2%, mengalahkan ekspektasi Reuters sebesar 3,1%.
Kospi Korea Selatan diperdagangkan 0,42% lebih rendah sementara Kosdaq berkapitalisasi kecil naik 0,43%.
Indeks Hang Seng Hong Kong naik 2,25%, sementara indeks Hang Seng Tech naik 3,44%. Saham Alibaba yang tercatat di bursa saham Hong Kong naik 11% menyusul peningkatan laba perusahaan yang signifikan pada kuartal Desember, didorong oleh pertumbuhan divisi Cloud Intelligence dan sektor e-commerce. CSI 300 di Tiongkok Daratan naik 0,4%.
S&P/ASX 200 di Australia diperdagangkan 0,59% lebih tinggi.(mrv)
Sumber : CNBC