Bursa Saham Eropa Ditutup Beragam; ECB Melaporkan Kerugian untuk 2024
Bursa saham Eropa ditutup beragam pada perdagangan Kamis (20/2) karena The Stoxx Europe 600 turun 0,18%, DAX Jerman turun 0,41%, FTSE 100 di London turun 0,61%, CAC 40 Prancis naik 0,13%, dan Indeks Pasar Swiss naik tipis 0,05%.
Bank Sentral Eropa melaporkan kerugian sebesar 7,94 miliar euro ($8,32 miliar) untuk tahun 2024, yang dikatakannya akan tetap ada di neracanya untuk diimbangi dengan laba masa depan. ECB mengatakan bahwa karena kerugian tersebut, tidak akan ada distribusi laba ke bank sentral nasional zona euro untuk tahun 2024.
Produksi yang disesuaikan secara musiman dalam konstruksi tidak berubah di zona euro dan naik 0,4% di UE pada bulan Desember dibandingkan dengan November, menurut perkiraan pertama dari Eurostat, kantor statistik UE. Dibandingkan dengan tahun sebelumnya, produksi konstruksi menurun 0,1% di kawasan euro dan 0,8% di UE.
Di Jerman, harga produsen untuk produk industri naik 0,5% pada bulan Januari dari tahun sebelumnya, menurut Kantor Statistik Federal. Dibandingkan dengan bulan sebelumnya, harga produsen turun 0,1%.
Dan dalam berita perusahaan, Stellantis memperkenalkan sistem pengemudian otomatis pertama yang dikembangkan sendiri pada hari Kamis, yang katanya menyediakan fungsionalitas hands-free dan eyes-off, atau SAE Level 3. Pembuat mobil Eropa itu mengatakan STLA AutoDrive 1.0 siap untuk digunakan di semua kendaraan bermereknya.
Perusahaan perangkat lunak Inggris Endava melaporkan laba fiskal Q2 yang disesuaikan pada hari Kamis sebesar 0,30 pound ($0,38) per saham, dibandingkan dengan 0,30 pound per saham tahun sebelumnya. Analis yang disurvei oleh FactSet memperkirakan $0,31 per saham. Pendapatan untuk kuartal yang berakhir pada tanggal 31 Desember adalah 195,6 juta pound, dibandingkan dengan 183,6 juta pound tahun sebelumnya.
Dan saham Lloyds Banking ditutup 5% lebih tinggi di London setelah bank Inggris itu mengumumkan rencana untuk melaksanakan program pembelian kembali saham hingga 1,7 miliar pound. (Arl)
Sumber : MT Newswires