Saham AS Merosot; Fokus Data Inflasi Konsumen Serta Testimoni Powell
Saham AS anjlok pada hari Selasa (11/2), karena investor mengkaji tarif Presiden Donald Trump atas impor logam utama dan serangkaian laba perusahaan menjelang komentar dari Ketua Fed Jerome Powell dan rilis data inflasi utama.
Pada pukul 09:35 waktu timur AS (14:35 GMT), Dow Jones Industrial Average turun 110 poin, atau 0,3%, indeks S&P 500 turun 16 poin, atau 0,3%, dan NASDAQ Composite turun 55 poin, atau 0,3%.
Presiden Trump menindaklanjuti ancamannya pada hari Senin malam, dan menandatangani perintah eksekutif yang mengenakan tarif 25% atas impor baja dan aluminium, sementara juga menyatakan bahwa tidak akan ada pengecualian terhadap bea masuk.
Eksportir baja utama seperti Kanada, Meksiko, dan Brasil menjadi sasaran beberapa pengecualian tarif berbasis kuota, yang sekarang akan dicabut. Trump memperingatkan bahwa tarif pada logam bisa lebih tinggi, dan bahwa ia sedang mempertimbangkan tarif pada mobil, chip, dan farmasi. Presiden juga menandai rencana untuk menaikkan tarif impor AS agar sesuai dengan bea masuk luar negeri atas impor barang-barang AS.
Investor sekarang menilai apakah Trump akan menindaklanjuti ancaman terpisah untuk mengenakan tarif timbal balik, dengan kekhawatiran yang beredar seputar potensi peningkatan ketegangan perdagangan internasional.(yds)
Sumber: Investing.com