Saham AS Ditutup Turun Tipis, Pasar Tunggu Kepastian Akhir Konflik Iran
Saham-saham AS ditutup sedikit lebih rendah pada Selasa (10/3), karena kenaikan di sektor communication services tidak cukup mengangkat sentimen yang tetap dibayangi ketidakpastian kapan konflik Iran akan berakhir. Di sisi lain, harga minyak yang terkoreksi tajam setelah reli besar pada sesi sebelumnya membantu meredakan kekhawatiran inflasi berbasis energi, namun belum cukup mendorong risk appetite secara luas.
Indeks acuan S&P 500 turun 0,2% ke 6.782,43, sementara Dow Jones Industrial Average melemah 0,1% ke 47.706,51. Nasdaq Composite ditutup naik tipis, hanya bertambah 1 poin ke 22.697,10. Pergerakan ini mengikuti sesi Senin yang sangat volatil, ketika indeks utama sempat merosot dalam sebelum berbalik dan ditutup menguat.
Meski Presiden Donald Trump mengatakan perang bisa berakhir “sangat segera,” pertempuran disebut belum menunjukkan tanda melambat, dengan AS melancarkan serangan udara terberatnya terhadap Iran.
Dalam pernyataan di klub golfnya di Florida pada Senin, Trump kembali mengaitkan konflik dengan stabilitas pasar energi, mengancam serangan tambahan jika Iran mencoba menghambat aliran minyak melalui Selat Hormuz—jalur vital yang dilalui sekitar seperlima minyak mentah dunia. Trump juga mengatakan mempertimbangkan mengambil kendali atas selat tersebut, di tengah gangguan yang telah mengguncang pasar global dan memicu kekhawatiran lonjakan inflasi.(yds)
Sumber: Newsmaker.id