Saham Wall Street Di Tutup Mixed
Bursa AS ditutup campuran pada Rabu (4/2), dengan tekanan paling berat kembali datang dari saham teknologi. S&P 500 ditutup -0,3%, sementara Nasdaq terkoreksi lebih dalam -1,6% saat investor melanjutkan rotasi keluar dari saham growth dan memperkuat nuansa risk-off.
Gelombang jual makin intens di sektor semikonduktor setelah AMD anjlok sekitar -17,3% usai outlook dinilai mengecewakan. Penurunan AMD ikut menyeret kompleks chip lain: Micron -9,5%, Broadcom -3,8%, Lam Research -8,8%, dan Applied Materials -6,6%.
Tekanan juga terasa di saham software. Investor makin hati-hati terhadap risiko kompetisi dan pricing seiring adopsi AI yang makin cepat—membuat sektor ini kembali jadi target profit-taking dan pengurangan posisi.
Di luar teknologi, saham defensif dan value relatif lebih kuat. Sektor kesehatan terbantu setelah Amgen melonjak +8,2% karena kinerja laba yang lebih baik dari perkiraan, sehingga Dow mampu berakhir +0,6% meski Nasdaq tertekan.
Dari sisi makro, data tenaga kerja memberi dukungan yang “setengah-setengah”. Laporan ADP menunjukkan payroll swasta Januari hanya +22 ribu, memperkuat sinyal pendinginan permintaan tenaga kerja—tapi belum cukup untuk langsung membalikkan sentimen negatif di tech.(yds)
Sumber: Tradingeconomics.com