Pasca Melemah Saham AS Rebound Di Penutupan Sesi
Saham-saham AS berhasil rebound pada Senin (12/1) setelah sempat dibuka melemah, dan akhirnya ditutup menguat—dengan S&P 500 serta Dow Jones mencetak rekor penutupan baru. Dorongan utama datang dari penguatan saham teknologi dan lonjakan Walmart, sementara pasar terlihat “mengabaikan” kekhawatiran awal soal tekanan politik terhadap Federal Reserve.
Penutupan terbaru:
Indeks S&P 500 naik 0,15% ke 6.977,29 (rekor penutupan), Dow Jones naik 0,16% ke 49.584,57 (rekor penutupan), Nasdaq Composite naik 0,26% ke 23.733,90.
Sebelumnya, indeks sempat tertekan setelah kabar penyelidikan kriminal Departemen Kehakiman (DOJ) terhadap Ketua The Fed Jerome Powell memicu kekhawatiran soal independensi bank sentral. Powell menilai ancaman dakwaan tersebut sebagai “dalih” untuk menekan kebijakan suku bunga—isu yang sempat membuat pasar risk-off di awal sesi.
Di sisi lain, sektor finansial menjadi pemberat utama setelah Presiden Donald Trump menyerukan pembatasan suku bunga kartu kredit 10% selama satu tahun, kebijakan yang membuat saham-saham bank dan perusahaan kartu kredit tertekan.
Meski demikian, sentimen pasar tetap relatif terjaga karena investor mulai mengalihkan fokus ke musim laporan keuangan kuartal IV (dimulai dengan bank-bank besar) serta rilis data CPI AS yang berpotensi menentukan arah ekspektasi pemangkasan suku bunga berikutnya.(yds)
Sumber: newsmaker.id