• Fri, Jan 16, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Indonesia News Portal for Traders | Financial & Business Updates

12 January 2026 15:15  |

Iran Memanas, The Fed Diguncang—Saham Eropa Ikut Drop

Saham-saham Eropa memulai pekan ini melemah setelah investor kembali dihantui dua sumber risiko besar: eskalasi geopolitik Iran dan tekanan baru terhadap Ketua Federal Reserve Jerome Powell.

Indeks pan-Eropa Stoxx 600 turun sekitar 0,2% tak lama setelah pembukaan hari Senin (12/1), dengan mayoritas bursa dan sektor utama bergerak di zona merah. Sentimen pasar terlihat hati-hati karena pelaku pasar memilih menunggu kejelasan arah risiko sebelum mengambil posisi besar.

Di level negara, FTSE 100 Inggris dibuka turun 0,26%, DAX Jerman melemah hampir 0,1%, sementara CAC 40 Prancis turun 0,25% dan FTSE MIB Italia terkoreksi 0,38%. Tekanan cukup merata, menandakan pasar belum menemukan katalis positif yang kuat untuk memulai pekan.

Fokus utama investor ada pada Iran, seiring protes yang meluas dilaporkan dibalas penindakan keras oleh otoritas setempat. Pasar juga memantau laporan bahwa Presiden AS Donald Trump sedang mempertimbangkan opsi tindakan terhadap Iran, mulai dari skenario militer hingga langkah non-militer.

Sejumlah laporan menyebut Trump telah ditunjukkan beberapa rencana, dan para pembantunya dijadwalkan memberi pengarahan lebih lanjut pada Selasa, termasuk opsi militer, siber, dan ekonomi. Ketidakpastian langkah AS ini membuat pasar global cenderung defensif, terutama pada aset berisiko.

Di sisi lain, pasar juga diguncang isu dari AS: futures Wall Street melemah setelah muncul kabar terkait penyelidikan yang menyasar Powell. Sentimen menjadi sensitif karena isu ini menyentuh aspek yang sangat krusial bagi pasar: independensi bank sentral.

Powell mengonfirmasi bahwa jaksa federal membuka penyelidikan terkait kesaksiannya di Senat mengenai renovasi gedung kantor The Fed. Namun ia menegaskan langkah tersebut dipandang sebagai bagian dari upaya tekanan politik terhadap kebijakan moneter, dan ia menyatakan tidak akan tunduk pada tekanan itu. Masa jabatan Powell sebagai ketua sendiri dijadwalkan berakhir pada Mei.

Dengan minimnya rilis data besar maupun laporan pendapatan utama di Eropa hari ini, arah pasar kemungkinan akan tetap ditentukan oleh headline geopolitik Iran dan perkembangan isu The Fed, yang berpotensi menjaga volatilitas tetap tinggi sepanjang pekan. (Arl)

Sumber : Newsmaker.id

Related News

MARKET UPDATE

Pasar Asia Cenderung Hati-Hati, Pasca Rilis Data AS

Pasar saham Asia dibuka tanpa arah yang jelas pada Rabu (6/8), setelah data sektor jasa AS yang melemah memicu ketidakpastian...

6 August 2025 07:48
MARKET UPDATE

Pasar Saham Asia Terus Menguat, S&P 500 Juga Tembus Rekor

Saham-saham Asia melanjutkan kenaikan dua hari berturut-turut, mengikuti momentum positif dari Wall Street yang mendorong ral...

23 December 2025 07:21
MARKET UPDATE

Saham Asia Turun, Fokus pada Korea dan Timur Tengah

Saham Asia mengawali minggu ini dengan nada lemah, karena investor bergulat dengan pergolakan politik Korea Selatan dan menun...

9 December 2024 07:43
MARKET UPDATE

Bursa Asia Merah, SoftBank Rontok 10%

Pasar saham Asia kompak melemah pada Rabu, setelah investor mencerna data perdagangan Jepang dan terbentuknya pemerintahan ba...

22 October 2025 08:44
BIAS23.com NM23 Ai