Yen Terjebak Range, BoJ vs The Fed Jadi Sorotan
Yen Jepang (JPY) terlihat bergerak dalam rentang terhadap Dolar AS selama sesi Asia pada Selasa(19/8) di tengah sinyal fundamental yang beragam. Semakin banyak pihak meyakini bahwa Bank of Japan (BoJ) akan tetap pada jalur normalisasi kebijakan dan kemungkinan menaikkan suku bunga pada akhir tahun ini.
Selain itu, sikap hati-hati pasar juga menjadi penopang bagi JPY. Sementara itu, terbatasnya kelanjutan aksi beli Dolar AS (USD) menahan pasangan USD/JPY di sekitar level 148,00. Sikap hawkish BoJ ini menandai perbedaan signifikan dibanding ekspektasi bahwa Federal Reserve (The Fed) akan melanjutkan siklus pemangkasan suku bunganya pada September. Hal ini membatasi reli USD semalam dan semakin menguntungkan JPY yang berimbal hasil rendah.
Namun, harapan adanya kesepakatan lebih cepat untuk mengakhiri perang Rusia–Ukraina yang berkepanjangan justru melemahkan daya tarik aset safe-haven tradisional, termasuk yen, dan bisa menjadi hambatan. Para pelaku pasar kini menunggu rilis data flash PMI pada Kamis untuk melihat kondisi kesehatan ekonomi global yang dapat memengaruhi sentimen risiko. Fokus utama tetap tertuju pada publikasi risalah FOMC pada Rabu dan pidato Ketua The Fed Jerome Powell di Simposium Jackson Hole untuk mendapatkan lebih banyak sinyal terkait arah pemangkasan suku bunga. Hasilnya akan memengaruhi permintaan USD dan memberi dorongan yang lebih bermakna pada pasangan USD/JPY. (az)
Sumber: FXStreet