Dolar vs Franc: Safe Haven Mulai Ditinggal?
Swiss franc ikut jadi sorotan di awal pekan, saat pasar global mulai lebih berani ambil risiko. Di sesi Eropa hari Senin (9/2) pukul 09:41 GMT, pasangan USD/CHF ada di kisaran 0,776 dengan perubahan harian sekitar -0,31%.
Pergerakan ini kebawa arus besar: dolar yang tertekan setelah spekulasi soal arah kebijakan The Fed makin liar, terutama sejak nama Kevin Warsh makin sering dikaitkan dengan pendekatan yang lebih “pro-dolar kuat” dan nggak gampang ngasih ruang cut agresif. Pasar jadi lebih sensitif ke semua headline yang nyenggol suku bunga, dolar, dan yield.
Franc biasanya kuat kalau pasar panik, tapi saat mood mulai risk-on, daya tarik safe haven suka turun. Sinyal optimisme soal jalur diplomasi AS–Iran juga bikin sebagian pelaku pasar ngerasa tensi mereda—ujungnya, permintaan aset aman jadi nggak segalak sebelumnya.
Di saat yang sama, pelemahan logam mulia juga sering ikut kebaca ke Swiss, karena Swiss adalah salah satu hub penting pengolahan emas. Kalau emas lagi turun dan pasar tenang, “dukungan psikologis” buat franc biasanya ikut berkurang.
Kesimpulannya, franc lagi ikut kebawa dua arus: headline dolar yang sensitif + sentimen risiko yang membaik. Jadi selama pasar masih ramai soal The Fed/Warsh dan geopolitik makin adem, USD/CHF bisa tetap lincah—mudah pindah arah cuma gara-gara satu headline. (Arl)
Sumber : Newsmaker.id