Franc Menguat, Dolar Tertekan
Pasangan USD/CHF melemah untuk hari ketiga berturut-turut dan diperdagangkan di sekitar level 0,7960 pada awal perdagangan Eropa hari Selasa. Franc Swiss menguat karena meningkatnya permintaan aset aman, menyusul ancaman tarif baru dari Presiden AS Donald Trump yang mengguncang pasar global.
Trump berencana mengenakan tarif 10% mulai 1 Februari terhadap sejumlah negara Eropa dan Inggris, dengan kemungkinan naik menjadi 25% jika kesepakatan gagal tercapai. Ancaman ini, yang juga terkait isu Greenland, memicu aksi jual terhadap aset-aset Amerika Serikat. Investor khawatir ketidakpastian berkepanjangan akan merusak kepercayaan terhadap dolar AS.
Pelaku pasar kini menunggu rilis data harga produsen dan impor Swiss, serta pidato Ketua Bank Nasional Swiss. Jika ketegangan geopolitik terus meningkat, franc Swiss berpeluang menguat lebih lanjut karena dianggap sebagai mata uang yang aman di tengah gejolak global. (az)
Sumber: Newsmaker.id