Dolar Perkasa, Ada Apa di Baliknya?
Indeks dolar bertahan di atas 97,8 pada hari Kamis(25/9) setelah rebound tajam di sesi sebelumnya, karena para pedagang menunggu data ketenagakerjaan dan inflasi utama untuk membentuk ekspektasi terhadap kebijakan Federal Reserve. Klaim pengangguran mingguan yang akan dirilis hari ini muncul di tengah meningkatnya kekhawatiran atas pelemahan pasar tenaga kerja dan meningkatnya PHK, sementara indeks harga PCE hari Jumat akan memberikan wawasan tentang dampak tarif terhadap inflasi.
Komentar The Fed baru-baru ini semakin memperkeruh prospek penurunan suku bunga, dengan pasar tidak lagi sepenuhnya memperhitungkan penurunan suku bunga bulan depan. Kontrak berjangka saat ini menyiratkan pelonggaran sebesar 43 basis poin di dua pertemuan The Fed yang tersisa tahun ini. Ketidakpastian atas potensi penutupan pemerintah juga menambah ketidakpastian pasar. (az)
Sumber: Tradingeconomics.com