Ekspektasi Cut Rate Menguat, Dolar Tetap Kokoh
Dolar AS menguat tipis pada hari Kamis (4/9) di tengah pekan yang bergejolak, dengan pasar mengamati laporan ketenagakerjaan penting, setelah data yang mengindikasikan pelemahan pasar tenaga kerja memperkuat ekspektasi bahwa Federal Reserve akan memangkas suku bunga bulan ini.
Data pada hari Kamis menunjukkan bahwa jumlah warga Amerika yang mengajukan aplikasi baru untuk tunjangan pengangguran meningkat lebih dari yang diperkirakan minggu lalu, sejalan dengan melemahnya kondisi pasar tenaga kerja. Lebih lanjut, Laporan Ketenagakerjaan Nasional ADP menunjukkan peningkatan penggajian swasta AS lebih rendah dari yang diperkirakan pada bulan Agustus.
Dolar AS menguat tipis dalam perdagangan yang relatif stabil, mencerminkan kehati-hatian investor dalam mengambil langkah besar menjelang laporan penggajian non-pertanian yang lebih komprehensif pada hari Jumat.
Dolar AS menguat 0,33% menjadi 148,585 terhadap yen Jepang. Dolar AS naik 0,22% menjadi 0,80615 terhadap franc Swiss. Dolar AS melemah terhadap kedua mata uang safe haven pada hari Rabu. Euro melemah 0,13% menjadi $1,16455. Indeks dolar naik 0,20% menjadi 98,334 setelah turun pada sesi sebelumnya.
Beberapa pejabat Federal Reserve mengatakan kekhawatiran pasar tenaga kerja terus memperkuat pandangan mereka bahwa pemangkasan suku bunga masih akan dilakukan oleh bank sentral, sehingga meningkatkan ekspektasi pemangkasan suku bunga yang akan segera terjadi. The Fed dijadwalkan bertemu pada 16 dan 17 September.
Para pedagang memperkirakan peluang hampir 100% The Fed memangkas suku bunga akhir bulan ini, naik dari 87% seminggu yang lalu, menurut CME FedWatch.
Di pasar obligasi, imbal hasil obligasi jangka panjang di seluruh dunia telah meningkat karena investor semakin cemas terhadap kesehatan fiskal negara-negara ekonomi utama, mulai dari Jepang hingga Inggris dan Amerika Serikat.
Imbal hasil obligasi Treasury AS menurun. Imbal hasil obligasi 2 tahun turun 1,8 basis poin menjadi 3,594%. Imbal hasil obligasi acuan AS 10 tahun turun 3,1 basis poin menjadi 4,18%.
Lelang obligasi pemerintah Jepang 30 tahun yang diawasi ketat berjalan lancar pada hari Kamis.
Dalam mata uang lain, pound sterling melemah 0,12% menjadi $1,34310 setelah menguat di sesi terakhir. Dolar Kanada melemah 0,25% terhadap dolar AS menjadi C$1,3827 per dolar AS. Dolar Australia melemah 0,44% terhadap dolar AS menjadi $0,6514. (Arl)
Sumber: Reuters