• Sat, Mar 7, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

4 September 2025 15:58  |

Dolar AS Menguat Tipis Jelang Rilis Data Penting

Indeks Dolar AS (DXY) naik tipis di atas level 98,00 pada Kamis, mencapai puncak intraday di 98,25. Meski begitu, pergerakannya masih terbatas dalam kisaran perdagangan hari sebelumnya. Pasar kini menunggu rilis data ADP Employment Change dan PMI Jasa ISM yang akan menjadi petunjuk terbaru kondisi ekonomi Amerika Serikat.

Sehari sebelumnya, DXY sempat turun dari level tertinggi mingguan 98,60 ke area 98,00 setelah data lowongan kerja JOLTS mengecewakan. Data tersebut memperkuat harapan pasar bahwa The Fed akan memangkas suku bunga pada September. Gubernur The Fed, Christopher Waller, juga menegaskan dukungan terhadap pemangkasan suku bunga dan bahkan membuka kemungkinan beberapa kali penurunan dalam enam bulan ke depan.

Kamis ini, Dolar berhasil memangkas sebagian kerugian, meski penguatan masih terbatas. Investor menilai laporan ADP dan PMI Jasa ISM bisa memberi gambaran tambahan bahwa pasar tenaga kerja AS mulai kehilangan momentum. Hal ini penting karena kondisi pasar tenaga kerja menjadi salah satu faktor utama dalam keputusan kebijakan moneter The Fed.

Namun, reaksi pasar diperkirakan tetap terbatas menjelang rilis data Nonfarm Payrolls (NFP) pada Jumat. Laporan ketenagakerjaan resmi ini akan menjadi kunci bagi investor untuk menilai arah kebijakan suku bunga The Fed. Konsensus pasar saat ini memperkirakan pertumbuhan lapangan kerja Agustus relatif rendah, yang bisa memperkuat ekspektasi pemangkasan suku bunga.(ayu)

Sumber: Newsmaker.id

Indeks Dolar AS (DXY) naik tipis di atas level 98,00 pada Kamis, mencapai puncak intraday di 98,25. Meski begitu, pergerakannya masih terbatas dalam kisaran perdagangan hari sebelumnya. Pasar kini menunggu rilis data ADP Employment Change dan PMI Jasa ISM yang akan menjadi petunjuk terbaru kondisi ekonomi Amerika Serikat.

Sehari sebelumnya, DXY sempat turun dari level tertinggi mingguan 98,60 ke area 98,00 setelah data lowongan kerja JOLTS mengecewakan. Data tersebut memperkuat harapan pasar bahwa The Fed akan memangkas suku bunga pada September. Gubernur The Fed, Christopher Waller, juga menegaskan dukungan terhadap pemangkasan suku bunga dan bahkan membuka kemungkinan beberapa kali penurunan dalam enam bulan ke depan.

Kamis ini, Dolar berhasil memangkas sebagian kerugian, meski penguatan masih terbatas. Investor menilai laporan ADP dan PMI Jasa ISM bisa memberi gambaran tambahan bahwa pasar tenaga kerja AS mulai kehilangan momentum. Hal ini penting karena kondisi pasar tenaga kerja menjadi salah satu faktor utama dalam keputusan kebijakan moneter The Fed.

Namun, reaksi pasar diperkirakan tetap terbatas menjelang rilis data Nonfarm Payrolls (NFP) pada Jumat. Laporan ketenagakerjaan resmi ini akan menjadi kunci bagi investor untuk menilai arah kebijakan suku bunga The Fed. Konsensus pasar saat ini memperkirakan pertumbuhan lapangan kerja Agustus relatif rendah, yang bisa memperkuat ekspektasi pemangkasan suku bunga.(ayu)

Sumber: Newsmaker.id

Related News

US DOLLAR

Dollar Sedikit Melemah Setelah Pulih

Dolar memangkas kenaikan hari Senin (12/05), dengan para pedagang tidak yakin bahwa lonjakannya baru-baru ini di balik mereda...

13 May 2025 15:52
US DOLLAR

Dolar AS Tutup Tahun Terbaik Sejak 2015 dengan Bias Bullish

Dolar membukukan penurunan moderat pada hari terakhir tahun ini, yang terbaik dalam hampir satu dekade, karena opsi jangka pa...

31 December 2024 17:05
US DOLLAR

Dolar Terus Turun

Indeks dolar jatuh ke 100,3 pada hari Rabu (14/5), semakin merosot dari level tertinggi satu bulan yang dicapai pada hari Sen...

14 May 2025 17:16
US DOLLAR

Dolar Mengakhiri Penurunan Tiga Hari Jelang Data Penggajian ...

Dolar menguat setelah tiga hari melemah karena para pedagang menunggu data pekerjaan AS untuk mengukur prospek pelonggaran ke...

7 February 2025 13:14
BIAS23.com NM23 Ai