• Sat, Mar 7, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

20 August 2025 22:03  |

Dolar Melemah Jelang Risalah The Fed

Indeks dolar Bloomberg turun tipis 0,1% ke level terendah sesi Amerika hari ini setelah sebelumnya sempat menyentuh puncak dua minggu di sesi Asia. Tekanan datang setelah Presiden Donald Trump kembali menggencarkan tekanan pada The Fed dan mendesak Gubernur Lisa Cook untuk mundur. Sementara itu, Treasury menguat jelang rilis risalah rapat The Fed, dengan yield AS 10-tahun turun 2 bps ke 4,28%.

Dari Oseania, dolar Selandia Baru (NZD/USD) jatuh hingga 1,3% ke 0,5815—terendah sejak pertengahan April—setelah RBNZ memangkas suku bunga 25 bps dan memberi sinyal pelonggaran lanjutan. Goldman Sachs kini memperkirakan pemotongan tambahan 25 bps pada Oktober dan November. Dolar Australia (AUD/USD) ikut terseret turun 0,4% ke 0,6427 karena arus silang AUD/NZD.

Euro menguat tipis: EUR/USD naik 0,2% ke 1,1666. EUR/SEK juga naik 0,1% ke 11,1890 setelah Riksbank menahan suku bunga namun tetap membuka peluang pemotongan tahun ini untuk menopang ekonomi. Poundsterling berbalik melemah 0,2% ke 1,3470 meski inflasi Inggris naik ke tertinggi 18 bulan, didorong kenaikan harga pangan, transportasi, dan hospitality—membuat rencana pemotongan suku bunga BoE kian rumit.

USD/JPY turun 0,5% ke 146,89, memperpanjang penurunan dua hari dan menandai penurunan harian terbesar sejak awal Agustus. Di derivatif, one-month risk reversals pada BBDXY untuk pertama kalinya sejak Juli kembali miring bullish dolar, meski intraday hari ini dolar sedang melemah. Aktivitas spot di pasar antarbank juga meningkat, mendekati rata-rata awal Agustus.

Poin penting:

Dolar melemah 0,1% jelang risalah The Fed; UST 10Y ke 4,28%.

Trump mendesak Lisa Cook mundur, menambah tekanan politik ke The Fed.

RBNZ potong 25 bps; NZD ke level terendah sejak April, AUD ikut tertekan.

Euro menguat; Riksbank tahan suku bunga tapi masih buka opsi pemotongan.

GBP melemah kembali meski inflasi Inggris naik; USD/JPY turun tajam.(ayu)

Sumber: Newsmaker.id

Related News

US DOLLAR

Dollar Sedikit Melemah Setelah Pulih

Dolar memangkas kenaikan hari Senin (12/05), dengan para pedagang tidak yakin bahwa lonjakannya baru-baru ini di balik mereda...

13 May 2025 15:52
US DOLLAR

Dolar AS Tutup Tahun Terbaik Sejak 2015 dengan Bias Bullish

Dolar membukukan penurunan moderat pada hari terakhir tahun ini, yang terbaik dalam hampir satu dekade, karena opsi jangka pa...

31 December 2024 17:05
US DOLLAR

Dolar Terus Turun

Indeks dolar jatuh ke 100,3 pada hari Rabu (14/5), semakin merosot dari level tertinggi satu bulan yang dicapai pada hari Sen...

14 May 2025 17:16
US DOLLAR

Dolar Mengakhiri Penurunan Tiga Hari Jelang Data Penggajian ...

Dolar menguat setelah tiga hari melemah karena para pedagang menunggu data pekerjaan AS untuk mengukur prospek pelonggaran ke...

7 February 2025 13:14
BIAS23.com NM23 Ai