• Sat, Mar 7, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

18 August 2025 12:54  |

Mata Uang Asia Lesu, Dolar Tertahan Terkait Pemangkasan The Fed & Risiko Geopolitik

Mata uang Asia diperdagangkan hati-hati pada Senin (18/8), terbebani turunnya ekspektasi pemangkasan suku bunga besar oleh Federal Reserve pada September dan memanasnya risiko geopolitik jelang pembicaraan penting AS–Ukraina. Indeks Dolar AS, yang mengukur greenback terhadap sekeranjang mata uang utama, cenderung stabil pada jam perdagangan Asia setelah melemah di sesi sebelumnya.

Pasar mengurangi spekulasi pelonggaran besar The Fed

Data Indeks Harga Produsen (PPI) AS pekan lalu yang lebih panas dari perkiraan serta angka penjualan ritel yang solid mendinginkan spekulasi pemangkasan suku bunga The Fed sebesar 50 basis poin pada September, memangkas proyeksi menjadi langkah yang lebih moderat 25 basis poin. Hal ini menurunkan ekspektasi pelonggaran moneter yang cepat, menopang dolar AS dan memberi tekanan pada FX Asia.

Pergerakan regional

Pasangan USD/JPY naik tipis 0,1% pada Senin. Data Jumat menunjukkan ekonomi Jepang tumbuh lebih baik dari perkiraan pada kuartal kedua.

Di Tiongkok, baik USD/CNY (onshore) maupun USD/CNH (offshore) bergerak nyaris tanpa perubahan. Data pekan lalu menunjukkan produksi industri Juli di bawah ekspektasi, sementara penjualan ritel juga meleset, memicu seruan stimulus pemerintah tambahan.

Pasangan USD/SGD (dolar Singapura) relatif tidak berubah, sementara USD/INR (rupee India) turun 0,2%. USD/KRW (won Korea Selatan) turun 0,4%. AUD/USD (dolar Australia) naik 0,2% pada Senin.

Menanti pembicaraan AS–Ukraina untuk mengukur sentimen risiko

Pada KTT Anchorage pekan lalu, Presiden AS Donald Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin mengakhiri pembicaraan tanpa kesepakatan soal Ukraina. Trump, yang sebelumnya mensyaratkan gencatan senjata, bergeser lebih dekat ke posisi Moskow dengan mendukung kesepakatan damai penuh terlebih dahulu.

Investor kini menanti pertemuan Trump dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy dan para pemimpin Eropa di Washington pada Senin. Tanpa hasil yang jelas, pelaku pasar memilih menepi, membuat perdagangan valas Asia tetap lesu sampai ada kejelasan lebih lanjut dari pembicaraan di Washington.(yds)

 

Sumber: Investing.com

Related News

US DOLLAR

Dollar Sedikit Melemah Setelah Pulih

Dolar memangkas kenaikan hari Senin (12/05), dengan para pedagang tidak yakin bahwa lonjakannya baru-baru ini di balik mereda...

13 May 2025 15:52
US DOLLAR

Dolar AS Tutup Tahun Terbaik Sejak 2015 dengan Bias Bullish

Dolar membukukan penurunan moderat pada hari terakhir tahun ini, yang terbaik dalam hampir satu dekade, karena opsi jangka pa...

31 December 2024 17:05
US DOLLAR

Dolar Terus Turun

Indeks dolar jatuh ke 100,3 pada hari Rabu (14/5), semakin merosot dari level tertinggi satu bulan yang dicapai pada hari Sen...

14 May 2025 17:16
US DOLLAR

Dolar Mengakhiri Penurunan Tiga Hari Jelang Data Penggajian ...

Dolar menguat setelah tiga hari melemah karena para pedagang menunggu data pekerjaan AS untuk mengukur prospek pelonggaran ke...

7 February 2025 13:14
BIAS23.com NM23 Ai