Dolar Stabil, Ekspektasi Cut Rate Memudar
Dolar mempertahankan penguatannya dari sesi sebelumnya pada hari Jumat (15/8) setelah data inflasi yang lebih tinggi dari perkiraan mendorong para pedagang untuk mengurangi taruhan pada penurunan suku bunga oleh Federal Reserve AS.
Euro dan poundsterling stabil terhadap dolar setelah masing-masing turun 0,5% dan 0,3% pada hari Kamis, sementara yen Jepang naik 0,3% menjadi 147,395 menyusul data PDB kuartal kedua yang lebih kuat dari perkiraan.
Semalam, pasar harus menghadapi harga produsen AS yang menunjukkan kenaikan tercepat dalam tiga tahun pada bulan Juli di tengah lonjakan biaya barang dan jasa, yang menunjukkan peningkatan tekanan inflasi yang luas yang menurut para analis dapat menimbulkan dilema bagi The Fed.
Inflasi harga produsen yang tinggi ini menyusul hasil inflasi konsumen yang menenangkan di awal pekan yang telah meningkatkan ekspektasi pelonggaran kebijakan di ekonomi terbesar dunia dan membantu mengangkat aset berisiko secara keseluruhan.
Peluang pemangkasan suku bunga sebesar 25 basis poin oleh bank sentral AS sedikit menurun setelah angka harga produsen, menurut alat FedWatch CME.
Kombinasi data yang mendukung dan pernyataan dari Menteri Keuangan AS juga telah memunculkan kemungkinan pemangkasan suku bunga sebesar 50 basis poin yang sangat besar pada bulan September, tetapi ekspektasi tersebut pupus sepenuhnya setelah data hari Kamis.
Data inflasi grosir AS "membenarkan perubahan suku bunga awal dan penguatan dolar ... tetapi pemangkasan sebesar 25 basis poin pada pertemuan Fed bulan September tetap menjadi pilihan utama," kata Chris Weston, kepala riset di Pepperstone.
Imbal hasil obligasi pemerintah AS bertenor 2 tahun stabil di awal perdagangan Asia di 3,7262% setelah naik sebanyak 5 basis poin pada hari Kamis. Di ujung lain kurva, imbal hasil obligasi pemerintah AS bertenor 10 tahun berada di 4,2849% setelah naik dengan tingkat yang sama semalam.
Dalam waktu dekat, fokus juga akan tertuju pada pertemuan puncak antara Presiden AS Donald Trump dan pemimpin Rusia Vladimir Putin yang dijadwalkan pada hari Jumat di Alaska.
Trump mengatakan pada hari Kamis bahwa ia yakin Putin siap untuk mengakhiri perangnya di Ukraina, tetapi perdamaian kemungkinan membutuhkan setidaknya pertemuan kedua yang melibatkan pemimpin Ukraina.
Dalam waktu dekat, fokus juga akan tertuju pada pertemuan puncak antara Presiden AS Donald Trump dan pemimpin Rusia Vladimir Putin yang dijadwalkan pada hari Jumat di Alaska.
Trump mengatakan pada hari Kamis bahwa ia yakin Putin siap untuk mengakhiri perangnya di Ukraina, tetapi perdamaian kemungkinan membutuhkan setidaknya pertemuan kedua yang melibatkan pemimpin Ukraina. (Arl)
Sumber: Reuters