• Mon, Jan 19, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Indonesia News Portal for Traders | Financial & Business Updates

18 July 2025 03:22  |

Dolar Menguat Di Topang Data Ekonomi yang Kuat, Aussie Terpuruk

Indeks dolar AS kembali menguat pada Kamis (17/7), didorong oleh data penjualan ritel AS bulan Juni yang lebih tinggi dari perkiraan serta klaim pengangguran mingguan yang lebih rendah dari ekspektasi. Semua mata uang utama negara-negara G10 melemah terhadap dolar, dengan dolar Australia menjadi yang paling tertekan.

Indeks Bloomberg Dollar Spot naik 0,3% dan diproyeksikan mencatatkan kenaikan mingguan kedua berturut-turut untuk pertama kalinya sejak Mei. "Pasar sebelumnya memperkirakan tarif AS akan membebani ekonomi domestik, yang jadi alasan utama kinerja dolar lemah," kata Yusuke Miyairi, analis strategi valas di Nomura. "Namun saat ini, kekhawatiran itu tampaknya lebih seperti 'harapan' daripada kenyataan, karena data ekonomi AS belum menunjukkan tanda-tanda pelemahan pertumbuhan."

Penguatan dolar terjadi setelah sempat melemah di sesi sebelumnya, usai Presiden Donald Trump mengutarakan ide untuk memecat Ketua The Fed Jerome Powell. "Tekanan politik terhadap Powell justru bisa mengancam kredibilitas The Fed," ujar Elias Haddad dari Brown Brothers Harriman. "Seharusnya dolar bisa diperdagangkan lebih tinggi jika hanya berdasarkan selisih suku bunga saja."

Trump juga menyampaikan rencana untuk mengirim surat ke lebih dari 150 negara mengenai kemungkinan tarif 10% hingga 15%.

Di sisi lain, USD/JPY naik 0,5% ke 148,57.

Para analis memperkirakan yen akan terus melemah jika koalisi PM Jepang Shigeru Ishiba kalah dalam pemilu majelis tinggi.

Pasangan EUR/USD turun 0,4% ke 1,1599, sementara GBP/USD melemah tipis ke 1,3418 setelah data pengangguran Inggris naik ke 4,7%.

Pasangan AUD/USD anjlok 0,6% ke 0,6490 setelah tingkat pengangguran Australia melonjak tak terduga ke level tertinggi dalam empat tahun, meningkatkan peluang pemangkasan suku bunga oleh bank sentral bulan depan.(yds)

Sumber: Bloomberg

Related News

US DOLLAR

Dollar Sedikit Melemah Setelah Pulih

Dolar memangkas kenaikan hari Senin (12/05), dengan para pedagang tidak yakin bahwa lonjakannya baru-baru ini di balik mereda...

13 May 2025 15:52
US DOLLAR

Dolar AS Tutup Tahun Terbaik Sejak 2015 dengan Bias Bullish

Dolar membukukan penurunan moderat pada hari terakhir tahun ini, yang terbaik dalam hampir satu dekade, karena opsi jangka pa...

31 December 2024 17:05
US DOLLAR

Dolar Terus Turun

Indeks dolar jatuh ke 100,3 pada hari Rabu (14/5), semakin merosot dari level tertinggi satu bulan yang dicapai pada hari Sen...

14 May 2025 17:16
US DOLLAR

Dolar Mengakhiri Penurunan Tiga Hari Jelang Data Penggajian ...

Dolar menguat setelah tiga hari melemah karena para pedagang menunggu data pekerjaan AS untuk mengukur prospek pelonggaran ke...

7 February 2025 13:14
BIAS23.com NM23 Ai