DXY Bertahan, Safe Haven dan Sikap Fed Menopang USD
Dolar AS bergerak stabil pada Jumat (27/2), bertahan dalam range terbatas di sekitar 97,7–97,9 pada Indeks Dolar (DXY). Pergerakan yang cenderung “diam” ini mencerminkan pasar yang menahan posisi besar sambil menunggu headline berikutnya, terutama terkait risiko geopolitik dan kebijakan perdagangan.
Meski harian relatif tenang, dolar berada di jalur mencetak kenaikan bulanan pertama sejak Oktober, ditopang kombinasi permintaan safe haven dan ekspektasi bahwa The Fed akan tetap berhati-hati sebelum melanjutkan pelonggaran kebijakan. Reuters mencatat DXY naik sekitar 0,6% sepanjang Februari, seiring investor menilai ketidakpastian global masih tinggi.
Di pasar global, dinamika suku bunga dan risiko regional ikut membentuk arah dolar. Reuters menyoroti bahwa ketegangan geopolitik termasuk perkembangan konflik Pakistan–Afghanistan dan perundingan AS–Iran—mendorong arus defensif ke dolar, sementara perbedaan ekspektasi suku bunga membuat pergerakan mata uang utama cenderung selektif.
Ke depan, USD berpotensi tetap range-bound sampai muncul pemicu baru yang lebih kuat, baik dari data ekonomi AS maupun perkembangan tarif dan geopolitik. Selama narasi risiko masih dominan dan The Fed belum memberi sinyal jelas soal timing pemangkasan berikutnya, dolar cenderung bertahan kuat namun sulit reli agresif tanpa katalis tambahan.(Cp)
Sumber: Newsmaker.id