Dolar Sedikit Pulih, Ketidakpastian Dagang Membayangi
Dolar AS sempat terpukul pada perdagangan hari Senin (23/2) setelah pasar mencerna putusan Mahkamah Agung AS yang menolak sebagian skema tarif Trump, tapi kemudian pulih dari pelemahan intraday dan bergerak lebih stabil. Pergerakan ini terjadi di tengah respons Trump yang mendorong tarif global 15% sebagai “pengganti” kebijakan yang dipersoalkan pengadilan, sehingga ketidakpastian dagang tetap jadi tema utama dan menjaga volatilitas di FX.
Di tengah mode risk-off, emas kembali jadi tujuan defensif dan bertahan kuat di atas area psikologis $5.200. Spot XAU/USD sekitar $5,229.48, naik +2.45% dibanding penutupan sebelumnya (berdasarkan perbandingan harga vs previous close).
Sementara itu, DXY cenderung datar cenderung melemah tipis: 97.65 (-0.14%). Di major pairs, EUR/USD 1.1799 (+0.12%) meski sempat memangkas kenaikan, GBP/USD menguat sekitar 0.2% ke 1.3506, sedangkan AUD/USD turun sekitar 0.388% karena Aussie gagal memanfaatkan pelemahan USD di awal sesi.
Di Asia, USD/JPY turun karena yen menguat; USD/JPY sekitar 154.71, -0.22% (daily change). Pasar menautkan penguatan yen dengan spekulasi arah kebijakan BoJ setelah data domestik terbaru, sementara risk-off global ikut memperkuat permintaan yen. (Arl)
Sumber : Newsmaker.id