• Fri, Jan 16, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Indonesia News Portal for Traders | Financial & Business Updates

6 January 2026 22:09  |

Dolar Naik Pelan, Fokus Pasar Pindah ke Komoditas & Saham

Dolar AS bergerak menguat tipis terhadap mata uang Eropa pada Selasa (6/1), namun pergerakannya relatif kalem karena perhatian pasar lebih banyak tersedot ke komoditas dan bursa saham. Euro melemah sekitar 0,2% ke area $1,1699 setelah data terbaru menunjukkan inflasi di Jerman dan Prancis melandai lebih cepat dari perkiraan pada Desember.

Data inflasi yang lebih rendah itu mendorong imbal hasil obligasi pemerintah Eropa turun beberapa basis poin, sementara yield AS cenderung lebih tinggi. Selisih pergerakan yield tersebut membuat posisi euro kurang menarik di mata investor. Dengan inflasi kian mendekati target, pasar juga melihat ECB tidak perlu terburu-buru mengubah kebijakan, sehingga ruang penguatan euro menjadi terbatas.

Poundsterling ikut tertekan karena pelaku pasar berspekulasi data inflasi Inggris bisa menunjukkan pola yang mirip. GBP turun tipis meski sebelumnya sempat menyentuh level tertinggi beberapa bulan, menandakan pasar mulai mengambil sikap hati-hati sambil menunggu rilis data berikutnya.

Sementara itu, efek berita geopolitik Venezuela terhadap mata uang terlihat cepat mereda. Dolar cenderung stabil terhadap yen di sekitar 156,46, dan indeks dolar bertahan di kisaran 98,10. Sehari sebelumnya, greenback sempat tertahan oleh data manufaktur AS yang lebih lemah serta komentar dovish dari pejabat The Fed, termasuk peringatan risiko kenaikan pengangguran.

Namun, ekspektasi kebijakan The Fed masih campuran. Pasar memang membuka peluang pelonggaran lebih lanjut, tapi untuk pertemuan akhir Januari, probabilitas terbesar masih mengarah pada suku bunga ditahan. Di sisi lain, mata uang pro-risiko seperti dolar Australia justru tampil lebih kuat, ikut terbantu oleh optimisme saham global.

Untuk safe haven, franc Swiss terlihat kurang mendapat angin karena risk appetite membaik. Itu membuat dolar AS mampu menguat tipis terhadap CHF, meski pergerakan keseluruhan masih jauh dari volatilitas besar. (Arl)

Sumber : Newsmaker.id

Related News

US DOLLAR

Dollar Sedikit Melemah Setelah Pulih

Dolar memangkas kenaikan hari Senin (12/05), dengan para pedagang tidak yakin bahwa lonjakannya baru-baru ini di balik mereda...

13 May 2025 15:52
US DOLLAR

Dolar Nunggu Sinyal The Fed

Indeks dolar (DXY) bergerak stabil di atas 98 pada Rabu, tapi masih bertahan dekat level terendah dalam lebih dari dua bulan....

17 December 2025 09:14
US DOLLAR

Dolar AS Tutup Tahun Terbaik Sejak 2015 dengan Bias Bullish

Dolar membukukan penurunan moderat pada hari terakhir tahun ini, yang terbaik dalam hampir satu dekade, karena opsi jangka pa...

31 December 2024 17:05
US DOLLAR

Dolar Terus Turun

Indeks dolar jatuh ke 100,3 pada hari Rabu (14/5), semakin merosot dari level tertinggi satu bulan yang dicapai pada hari Sen...

14 May 2025 17:16
BIAS23.com NM23 Ai