Perak Nempel $54 - Break Lagi atau Rehat?
Harga perak bergerak stabil di sesi Eropa, Jumat (17/10), bertahan dekat rekor, bergerak di kisaran $54,0/oz setelah sempat menyentuh puncak historis pekan ini. Arus “cari aman” masih kuat di tengah kekhawatiran kredit bank regional AS, tensi dagang AS–Tiongkok, dan ketidakpastian makro, sehingga menjaga minat beli pada logam mulia. Emas ikut reli ke atas $4.300/oz, dan perak menorehkan level $54+ sebagai imbas sentimen yang sama.
Dari sisi kebijakan, taruhan pemangkasan suku bunga The Fed dua kali lagi tahun ini memperlemah dolar dan menopang aset tanpa imbal hasil seperti perak. Probabilitas pemotongan yang tinggi serta kegelisahan pasar atas kesehatan kredit mendorong XAG/USD bertahan di dekat puncaknya. Secara intraday, perak sempat terkoreksi ke area $53,4 akibat profit-taking, namun cepat dipulihkan oleh permintaan lindung nilai.
Ke depan, volatilitas diperkirakan tetap tinggi. Analis menilai bias masih positif, tetapi “naik-turun tajam” mungkin berlanjut seiring penyesuaian posisi dan arus fisik antara pusat perdagangan. Di India, kontrak MCX bahkan menembus 1,70 lakh/kg di tengah musim festival—menggambarkan kuatnya permintaan ritel—meski keketatan pasar London diperkirakan berangsur mereda saat pasokan mengalir dari New York. Fokus berikutnya: data AS/China dan sinyal terbaru The Fed untuk menguji apakah perak bisa menembus $54,5 atau kembali konsolidasi. (Arl)
Sumber : Newsmaker.id