Emas Dekati Tertinggi Empat Pekan Ditengah Permintaan Safe Haven
Harga emas bertahan mendekati level tertinggi empat pekan pada hari Kamis (9/1), yang didukung oleh permintaan safe haven, sementara investor terus mengkaji bagaimana kebijakan Presiden terpilih AS Donald Trump akan memengaruhi ekonomi dan inflasi.
Harga emas spot naik tipis 0,1% menjadi $2.663,34 per ons, pada pukul 09.26 GMT. Harga emas berjangka AS naik 0,3% menjadi $2.679,60.
Sementara analis UBS Giovanni Staunovo mengatakan bahwa "permintaan safe haven sedikit mendukung emas, sehingga mengimbangi tekanan penurunan yang datang dari dolar yang lebih kuat serta suku bunga yang lebih tinggi,".
Selain itu indeks dolar bertahan mendekati level tertinggi satu minggu, yang membuat emas kurang menarik bagi pemegang mata uang lainnya, sementara imbal hasil Treasury tetap mendekati puncak delapan bulan.
"Ketidakpastian pasar kemungkinan akan berlanjut dengan pelantikan Donald Trump yang akan datang sebagai presiden AS berikutnya," kata Staunovo. Trump sedang mempertimbangkan untuk mendeklarasikan keadaan darurat ekonomi nasional untuk memberikan justifikasi hukum atas serangkaian tarif universal pada sekutu dan musuh, CNN melaporkan pada hari Rabu, mengutip sumber yang mengetahui masalah tersebut.
Trump akan menjabat pada tanggal 20 Januari dan tarif yang diusulkannya berpotensi memicu perang dagang dan inflasi, yang menimbulkan risiko ekonomi yang signifikan. Dalam skenario seperti itu, emas, yang dianggap sebagai lindung nilai terhadap inflasi, kemungkinan akan berkinerja baik.
Fokus investor sekarang beralih ke data NFP AS pada hari Jumat untuk kejelasan lebih lanjut mengenai jalur suku bunga Federal Reserve.
NFP kemungkinan naik sebesar 160.000 pekerjaan pada bulan Desember setelah melonjak sebesar 227.000 pada bulan November, survei Reuters menunjukkan.
Trump akan menjabat pada tanggal 20 Januari dan tarif yang diusulkannya berpotensi memicu perang dagang dan inflasi, yang menimbulkan risiko ekonomi yang signifikan. Dalam skenario seperti itu, emas, yang dianggap sebagai lindung nilai terhadap inflasi, kemungkinan akan berkinerja baik. Fokus investor kini beralih ke data ketenagakerjaan nonpertanian AS hari Jumat untuk kejelasan lebih lanjut tentang arah suku bunga Federal Reserve.
Survei Reuters menunjukkan bahwa data ketenagakerjaan nonpertanian kemungkinan naik sebanyak 160.000 pekerjaan pada bulan Desember setelah melonjak sebanyak 227.000 pada bulan November.(yds)
Sumber: Reuters