• Tue, Mar 10, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

10 March 2026 07:08  |

Emas Stabil Usai Dolar AS Melemah, Pasar Cermati Sinyal Timur Tengah

Harga emas relatif stabil setelah dolar AS melemah menyusul komentar Presiden AS Donald Trump bahwa perang di Timur Tengah mungkin akan segera berakhir. Emas batangan diperdagangkan di sekitar US$5.140 per ons pada perdagangan awal, setelah turun 0,6% pada sesi sebelumnya. Indeks dolar AS melemah hingga 0,1%, memperpanjang penurunan pada Senin, sementara harga minyak anjlok usai sesi yang sangat fluktuatif.

Setiap indikasi bahwa Washington bersedia mendorong de-eskalasi dapat mengurangi tekanan yang sempat membebani emas dalam beberapa hari terakhir. Sejak perang dimulai, serangan Iran terhadap infrastruktur energi di kawasan Teluk Persia dan penutupan efektif Selat Hormuz untuk pelayaran mendorong reli harga minyak. Lonjakan energi itu memperkuat kekhawatiran inflasi dan pada gilirannya mengurangi ruang bagi Federal Reserve untuk memangkas suku bunga.

Namun, kepemilikan emas tetap menghadapi tantangan karena pasar menyesuaikan ekspektasi suku bunga. Daniel Ghali, ahli strategi komoditas senior TD Securities, mengatakan pasar telah memperhitungkan perubahan prospek penurunan suku bunga, meski ada tanda sebagian pelaku “membeli saat harga turun” di pasar fisik over-the-counter. Ia menambahkan, volume pembelian tersebut masih terbatas dan berada pada skala yang dianggap normal.

Secara fundamental, biaya pinjaman yang lebih tinggi biasanya menjadi hambatan bagi emas yang tidak memberikan imbal hasil. Di saat yang sama, emas juga berperan sebagai sumber likuiditas ketika pasar ekuitas global tertekan selama konflik berlangsung. Meski perdagangan bergejolak dan momentum kenaikan tertahan, emas masih mencatat kenaikan hampir seperlima sepanjang tahun ini, ditopang ketidakpastian perdagangan dan geopolitik global serta isu independensi The Fed.

Pada pukul 07.06 waktu Singapura, spot gold sedikit berubah di US$5.139,67 per ons. Perak naik 0,3% ke US$87,25, sementara platinum dan paladium turun tipis. Indeks Spot Dolar Bloomberg sedikit melemah setelah turun 0,2% pada sesi sebelumnya.(alg)

Sumber: Newsmaker.id

Related News

GOLD

Harga Emas Melemah, Pasar Tunggu Keputusan The Fed

Harga emas dunia (XAU/USD) bergerak melemah di sekitar $3.335 per ons pada awal sesi Eropa hari Senin, setelah sempat mencoba...

28 July 2025 16:23
GOLD

Setelah Melambung, Emas Kini Terancam Tenggelam?

Harga emas batangan bergerak melemah dan diperkirakan mencatat kerugian mingguan kedua berturut-turut setelah pasar global me...

27 June 2025 12:22
GOLD

Di Tengah Pasar Sepi, Emas Melemah Tajam, Ada Apa?

Harga emas melemah sekitar 1,5% pada sesi Asia hari ini, meskipun aktivitas pasar regional cenderung terbatas karena libur Ta...

16 February 2026 12:41
GOLD

Bitcoin Jebol, Emas Kena Getahnya

Emas melemah di awal sesi Asia Kamis, ikut terseret gelombang jual yang bermula dari pasar kripto. Spot gold turun ke kisaran...

6 February 2026 07:16
BIAS23.com NM23 Ai