Emas Jatuh Ini Beneran Berbalik, atau Cuma Shakeout?
Emas (XAU/USD) terkoreksi tajam pada hari Selasa setelah sempat menyentuh $5.250, level tertinggi bulan ini. Tekanan penjualan ini membuat reli empat hari berturut-turut terhenti, meski tren naik jangka pendek belum otomatis selesai.
Pemicu awalnya datang dari kombinasi penguatan moderat Dolar AS dan tanda-tanda stabilitas di pasar saham. Saat selera risiko sedikit membaik, minat terhadap aset safe haven ikut mereda sehingga emas kehilangan momentum.
Dari sisi dolar, USD mendapat dorongan karena pasar membaca prospek The Fed masih cenderung hawkish. Risalah rapat FOMC Januari menunjukkan beberapa pejabat menilai pelonggaran tambahan belum layak sampai ada bukti disinflasi kembali “on track”.
Komentar Gubernur Fed Christopher Waller juga ikut membentuk ekspektasi. Ia membuka peluang menahan suku bunga di Maret bila data tenaga kerja Februari menunjukkan pasar kerja AS kembali “lebih solid” setelah periode yang lemah.
Tapi di saat yang sama, posisi emas belum kehilangan semua bantalan. Pasar masih mem-price in peluang pemangkasan suku bunga tahun ini (rate cut bets), yang secara teori mendukung emas karena emas adalah aset non-yielding.
Selain itu, dampak ekonomi dari kebijakan tarif Trump dapat menahan penguatan USD lebih jauh. Jika pasar kembali khawatir pertumbuhan melambat atau inflasi jadi “bandel” lagi, volatilitas bisa balik dan emas bisa mendapat dukungan.
Faktor geopolitik juga belum hilang. Kekhawatiran konflik di Timur Tengah menjelang final ketiga pembicaraan AS–Iran—berpotensi menahan penurunan emas, sehingga pelaku pasar cenderung menunggu konfirmasi tindak lanjut penjualan sebelum menyimpulkan tren naik sudah benar-benar selesai.
5 Poin Inti :
- Emas turun dari puncak bulanan $5.250 dan memutus reli 4 hari.
- Penguatan USD + saham lebih stabil menekan minat safe haven.
- Risalah FOMC & nada hawkish membatasi ruang naik emas.
- Waller: keputusan Maret bergantung pada data tenaga kerja Februari.
- Spekulasi penurunan suku bunga + tarif & geopolitik dapat membatasi penurunan emas.(asd)
Sumber : Newsmaker.id