• Tue, Mar 3, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

20 February 2026 16:50  |

Emas Bertahan di Atas $5.000, Geopolitik Jadi “Pemicu”

Harga emas masih bertahan di atas $5.000 per ons, didorong meningkatnya permintaan aset aman (safe haven) di tengah memanasnya situasi geopolitik di Timur Tengah. Pasar menyoroti pengerahan kekuatan militer AS di kawasan tersebut dan kekhawatiran potensi serangan terhadap Iran.

Pada perdagangan awal, kontrak berjangka emas di New York naik 0,7% ke $5.030,70 per troy ounce. Pergerakan ini menunjukkan investor masih memilih emas sebagai perlindungan saat risiko geopolitik meningkat.

Meski demikian, pasar emas masih berada dalam fase volatil. Harga sempat terkoreksi tajam dari rekor Januari, dan sejak itu pergerakannya cenderung “naik-turun cepat”—sebagian dipengaruhi aktivitas spekulatif yang tinggi.

Soojin Kim dari MUFG menilai volatilitas memang besar, tetapi faktor penopang emas masih ada. Menurutnya, risiko geopolitik dan kecenderungan sebagian investor untuk mengurangi ketergantungan pada aset tradisional tetap menjadi alasan emas masih kuat bertahan di area tinggi.

Selain geopolitik, arah suku bunga AS tetap menjadi penentu besar untuk pergerakan emas. Secara umum, emas cenderung diuntungkan saat ekspektasi suku bunga turun, karena emas tidak memberikan imbal hasil (non-yielding).

Karena itu, perhatian pasar kini tertuju pada rilis PCE (Personal Consumption Expenditures)—indikator inflasi favorit The Fed—yang dijadwalkan rilis pada Jumat. Data ini berpotensi mengubah ekspektasi jalur suku bunga, sekaligus menentukan apakah emas lanjut menguat atau kembali tertahan.

5 inti di bawahnya

Emas bertahan di atas $5.000 karena permintaan safe haven meningkat.

Pemicu utama: pengerahan militer AS di Timur Tengah dan risiko eskalasi terkait Iran.

Emas berjangka New York naik 0,7% ke $5.030,70/oz.

MUFG: volatilitas tinggi, tapi penopang emas (geopolitik & pergeseran dari aset tradisional) masih kuat.

Fokus pasar berikutnya: rilis PCE, indikator inflasi utama untuk membaca arah suku bunga The Fed.(yds)


Sumber: newsmaker.id

Related News

GOLD

Harga Emas Melemah, Pasar Tunggu Keputusan The Fed

Harga emas dunia (XAU/USD) bergerak melemah di sekitar $3.335 per ons pada awal sesi Eropa hari Senin, setelah sempat mencoba...

28 July 2025 16:23
GOLD

Setelah Melambung, Emas Kini Terancam Tenggelam?

Harga emas batangan bergerak melemah dan diperkirakan mencatat kerugian mingguan kedua berturut-turut setelah pasar global me...

27 June 2025 12:22
GOLD

Di Tengah Pasar Sepi, Emas Melemah Tajam, Ada Apa?

Harga emas melemah sekitar 1,5% pada sesi Asia hari ini, meskipun aktivitas pasar regional cenderung terbatas karena libur Ta...

16 February 2026 12:41
GOLD

Bitcoin Jebol, Emas Kena Getahnya

Emas melemah di awal sesi Asia Kamis, ikut terseret gelombang jual yang bermula dari pasar kripto. Spot gold turun ke kisaran...

6 February 2026 07:16
BIAS23.com NM23 Ai