Emas Menunggu Sinyal PDB & PCE: Akankah Melonjak atau Terpuruk?
Harga emas (XAU/USD) bergerak mendatar di sekitar level psikologis $5.000 selama sesi Asia pada hari Jumat. Setelah sedikit naik selama dua hari terakhir, emas belum mampu melanjutkan lonjakannya karena pelaku pasar lebih memilih untuk menunggu data signifikan dari AS sebelum mengambil posisi baru.
Fokus utama pasar sekarang adalah pada PDB Kuartal 4 dan Indeks Harga PCE. Kedua data ini sering berfungsi sebagai "kompas" untuk membaca arah kebijakan Fed: jika ekonomi tetap kuat dan inflasi tetap tinggi, kemungkinan penurunan suku bunga dapat ditunda lebih lanjut, yang biasanya menahan harga emas.
Dari perspektif Fed, risalah pertemuan FOMC Januari menunjukkan bank sentral tidak terburu-buru untuk memangkas suku bunga. Bahkan ada diskusi tentang kemungkinan menaikkan suku bunga jika inflasi tidak turun seperti yang diharapkan. Nada ini telah membuat pasar lebih berhati-hati terhadap ekspektasi penurunan suku bunga.
Sementara itu, data terbaru juga menunjukkan bahwa pasar tenaga kerja AS tetap kuat, ditambah dengan komentar agresif dari para pejabat Fed. Kombinasi ini telah menyebabkan ekspektasi penurunan suku bunga yang agresif mulai mereda, dan sebagai hasilnya, dolar AS telah menguat ke level tertinggi sejak 23 Januari.
Penguatan dolar bertindak sebagai rem pada emas, karena tidak memberikan imbal hasil. Namun, penurunan emas juga tampak terbatas, karena sentimen safe-haven tetap kuat karena meningkatnya ketegangan geopolitik.
Pemicu geopolitik berasal dari meningkatnya masalah AS-Iran. Trump mengeluarkan peringatan keras, menyatakan bahwa Iran memiliki tenggat waktu 10-15 hari untuk kesepakatan nuklir, sementara Iran menanggapi bahwa mereka tidak menginginkan perang tetapi siap untuk membalas jika diserang. Risiko eskalasi ini membuat emas tetap terlindungi, sehingga pasar cenderung menunggu konfirmasi dari data AS sebelum memilih arah yang lebih pasti.
5 poin penting di bawah ini:
- Emas terkonsolidasi di sekitar $5.000, dengan pasar mempertahankan posisinya menjelang data utama AS.
- Fokus pada PDB dan PCE kuartal ke-4, karena hal itu dapat mengubah ekspektasi mengenai jalur penurunan suku bunga The Fed.
- Risalah FOMC: The Fed tidak terburu-buru untuk menurunkan suku bunga, bahkan membahas opsi menaikkan suku bunga jika inflasi terus berlanjut.
- Dolar menguat (didukung oleh ekspektasi penurunan suku bunga) → memberikan tekanan pada emas.
- Geopolitik AS-Iran yang memanas mempertahankan permintaan aset safe-haven, sehingga penurunan harga emas relatif terkendali. (asd)
Sumber: Newsmaker.id