• Tue, Mar 3, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

11 February 2026 07:33  |

Emas Mulai Pulih, Apa Pemicu Berikutnya?

Harga emas kembali menguat tipis dan tetap bertahan di atas $5.000 per ons, setelah data penjualan ritel AS yang lebih lemah memperkuat argumen bahwa Federal Reserve memiliki ruang untuk memangkas suku bunga. Pergerakan emas kali ini lebih terlihat sebagai fase konsolidasi, bukan reli agresif.

Pada perdagangan Rabu pagi, emas spot tercatat naik 0,3% menjadi $5.038,66 per ons pada pukul 08:21 waktu Singapura. Kenaikan ini terjadi setelah emas ditutup melemah pada Selasa, menandakan pasar masih berhati-hati menjelang rilis data ekonomi berikutnya.

Kunci sentimen datang dari konsumsi AS. Penjualan ritel Desember dilaporkan stagnan, mengindikasikan daya dorong belanja konsumen melemah menjelang akhir tahun. Data ini meningkatkan perhatian pasar pada laporan tenaga kerja Januari yang tertunda dan dijadwalkan rilis pada Rabu, karena hasilnya dapat mengubah ekspektasi arah suku bunga.

Emas sebelumnya sempat mencetak rekor di atas $5.595 pada akhir Januari, didorong ketegangan geopolitik, isu independensi bank sentral, serta pergeseran minat investor dari aset tradisional. Namun reli tersebut sempat “terlalu panas” akibat pembelian spekulatif, sehingga harga terkoreksi tajam sekitar 13% dalam dua sesi.

Sejak koreksi itu, emas telah memangkas sekitar separuh penurunan dan kembali bergerak di sekitar area $5.000 sepanjang pekan ini. Sejumlah bank investasi tetap mempertahankan proyeksi bullish, dengan keyakinan bahwa faktor pendorong utama emas belum hilang dan potensi tren naik masih terbuka.

Dari sisi kebijakan, penurunan suku bunga umumnya mendukung emas karena logam mulia tidak memberikan imbal hasil bunga. Meski demikian, pasar masih menghadapi tarik-menarik pandangan: ada ekspektasi pelonggaran, namun sebagian pejabat The Fed menekankan suku bunga bisa bertahan lebih lama sambil menunggu konfirmasi data. Di pasar lain, dolar AS cenderung datar setelah melemah lebih dari 1% dalam tiga sesi terakhir—kondisi yang turut membuat emas relatif lebih nyaman bertahan tinggi.(asd)

Sumber : Newsmaker.id

Related News

GOLD

Harga Emas Melemah, Pasar Tunggu Keputusan The Fed

Harga emas dunia (XAU/USD) bergerak melemah di sekitar $3.335 per ons pada awal sesi Eropa hari Senin, setelah sempat mencoba...

28 July 2025 16:23
GOLD

Setelah Melambung, Emas Kini Terancam Tenggelam?

Harga emas batangan bergerak melemah dan diperkirakan mencatat kerugian mingguan kedua berturut-turut setelah pasar global me...

27 June 2025 12:22
GOLD

Bitcoin Jebol, Emas Kena Getahnya

Emas melemah di awal sesi Asia Kamis, ikut terseret gelombang jual yang bermula dari pasar kripto. Spot gold turun ke kisaran...

6 February 2026 07:16
GOLD

Pasar Ketakutan, Emas Naik Tanpa Rem

Harga emas kembali mencetak rekor tertinggi, sementara perak bertahan dekat puncak sepanjang masa. Kenaikan ini dipicu dua ha...

21 January 2026 07:24
BIAS23.com NM23 Ai