Emas Stabil Menanti Data Tenaga Kerja AS
Harga emas bergerak stabil pada perdagangan Jumat pagi, karena pelaku pasar menunggu rilis data tenaga kerja Amerika Serikat yang diperkirakan akan memberi petunjuk arah suku bunga tahun ini. Penguatan dolar AS membuat ruang kenaikan emas sedikit terbatas.
Emas batangan diperdagangkan nyaris tidak berubah di sekitar US$4.475 per troy ounce, setelah naik sekitar 3,4% sepanjang pekan hingga Kamis. Kenaikan mingguan itu menunjukkan minat beli masih kuat, meski pasar mulai lebih berhati-hati.
Tekanan ringan muncul setelah data klaim pengangguran awal AS untuk pekan yang berakhir 3 Januari tercatat sedikit lebih rendah dari perkiraan. Angka yang lebih baik ini memberi sinyal pasar tenaga kerja masih cukup solid.
Di saat yang sama, indeks dolar Bloomberg sudah naik sekitar 0,5% sejak awal tahun. Dolar yang lebih kuat biasanya membuat emas terasa lebih mahal bagi pembeli di luar AS, sehingga permintaan bisa sedikit tertahan.
Fokus utama kini tertuju pada laporan nonfarm payrolls Desember yang rilis Jumat. Pasar memperkirakan perekrutan meningkat, sementara tingkat pengangguran relatif stabil—kombinasi sinyal yang dinilai belum cukup untuk mendorong The Fed buru-buru melanjutkan pemangkasan suku bunga.
Untuk logam mulia lain, perak turun sekitar 0,5% setelah melemah dua sesi beruntun, namun masih berpeluang ditutup menguat secara mingguan. Platinum dan palladium juga bergerak melemah tipis mengikuti sentimen pasar.(asd)
Sumber: Newsmaker.id