Emas Naik, Fed Melunak & Demand Kuat
Harga emas melanjutkan kenaikannya, didukung oleh ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter AS lebih lanjut, risiko geopolitik yang terus berlanjut, dan permintaan investor yang kuat. "Meskipun data ketenagakerjaan AS beragam, pasar terus melihat Federal Reserve memangkas suku bunganya dua kali selama paruh pertama tahun 2026," kata Bas Kooijman, CEO dan Manajer Aset DHF Capital.
Investor kini fokus pada data harga konsumen November yang akan dirilis Kamis, karena tanda-tanda disinflasi lebih lanjut dapat mendorong imbal hasil lebih rendah, melemahkan dolar, dan memungkinkan emas untuk menguji rekor tertinggi baru, kata Kooijman. Sementara itu, kekhawatiran geopolitik mendorong permintaan aset aman, dengan Presiden Trump mengumumkan blokade kapal tanker minyak Venezuela yang dikenai sanksi dan ketegangan di Eropa Timur dan Timur Tengah tetap tinggi. Kontrak berjangka emas New York naik 0,8% menjadi $4.368 per ons troy.(mrv)
Sumber : Dow Jones Newswires