• Fri, Mar 20, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

20 March 2026 13:08  |

Emas Rebound, Permintaan Safe Haven Naik di Tengah Konflik

Harga emas (XAU/USD) memulihkan sebagian kerugian dan naik tipis ke sekitar US$4.725 pada awal sesi Eropa Jumat, menghentikan penurunan selama tujuh hari berturut-turut. Pemulihan ini terjadi ketika konflik AS–Iran menjaga permintaan aset safe-haven tetap hidup, meski pelaku pasar masih berhati-hati menghadapi volatilitas yang tinggi.

Dukungan utama datang dari meningkatnya risiko geopolitik. Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi berjanji akan menunjukkan “nol toleransi” jika infrastruktur energi Iran kembali diserang, sementara Saudi mengisyaratkan pengekangan tidak tanpa batas dan membuka opsi tindakan militer. Kombinasi ancaman dan respons ini membuat pasar terus memantau risiko eskalasi yang dapat mendadak mengangkat permintaan lindung nilai.

Namun, ruang naik emas masih dibatasi oleh kekhawatiran inflasi energi. Lonjakan minyak akibat perang memunculkan kembali risiko inflasi, yang berpotensi menunda pemangkasan suku bunga dan mengurangi daya tarik emas yang tidak berimbal hasil. Di AS, The Fed menahan suku bunga, tetapi menyoroti dampak kenaikan minyak terhadap inflasi; Jerome Powell bahkan menyebut opsi kenaikan suku bunga ikut dibahas. Nada hawkish ini menopang dolar AS dan menjadi rem bagi komoditas berdenominasi USD.

Faktor likuiditas juga ikut menekan. Di tengah aksi jual yang lebih luas, sebagian pelaku pasar menjual aset yang paling mudah dicairkan termasuk emas untuk memenuhi margin call dan menambah kas. Komentar Paul Surguy (Kingswood Group) menegaskan pola itu: saat volatilitas meningkat, aset safe-haven pun bisa ikut dijual untuk membiayai reposisi portofolio.

Yang perlu dipantau pelaku pasar:

arah minyak (risiko inflasi energi),

pergerakan DXY dan yield Treasury (rem utama emas),

headline konflik dan serangan ke infrastruktur energi,

tanda-tanda lanjutan margin call/likuiditas yang bisa memicu jual paksa lagi.(CP)

Sumber: Newsmaker.id

Related News

GOLD

Harga Emas Melemah, Pasar Tunggu Keputusan The Fed

Harga emas dunia (XAU/USD) bergerak melemah di sekitar $3.335 per ons pada awal sesi Eropa hari Senin, setelah sempat mencoba...

28 July 2025 16:23
SILVER

Setelah Tergelincir, Perak Kembali Bersinar di $36

Harga perak (XAG/USD) memangkas kerugian intraday-nya, diperdagangkan sekitar $36,10 per troy ounce selama jam Asia pada hari...

24 June 2025 10:24
GOLD

Setelah Melambung, Emas Kini Terancam Tenggelam?

Harga emas batangan bergerak melemah dan diperkirakan mencatat kerugian mingguan kedua berturut-turut setelah pasar global me...

27 June 2025 12:22
GOLD

Di Tengah Pasar Sepi, Emas Melemah Tajam, Ada Apa?

Harga emas melemah sekitar 1,5% pada sesi Asia hari ini, meskipun aktivitas pasar regional cenderung terbatas karena libur Ta...

16 February 2026 12:41
BIAS23.com NM23 Ai