Indonesia Secara Tak Terduga Memotong Suku Bunga acuan sebesar 25 bps
Bank Indonesia secara tak terduga memotong suku bunga acuannya sebesar 25 bps menjadi 5,0% pada rapat kebijakan bulan Agustus 2025, menyusul pemotongan sebesar 25 bps pada bulan sebelumnya dan menentang ekspektasi pasar untuk mempertahankan suku bunga. Ini menandai pemotongan suku bunga kelima sejak September lalu, membawa suku bunga acuan ke level terendah sejak Oktober 2022.
Keputusan ini mencerminkan proyeksi bahwa inflasi untuk tahun 2025–2026 akan tetap berada dalam kisaran target bank sentral sebesar 2,5% ± 1%, nilai tukar Rupiah yang stabil, dan upaya berkelanjutan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi. Data terbaru menunjukkan PDB tumbuh sebesar 5,12% yoy pada Triwulan II, laju tertinggi dalam dua tahun.
Sementara itu, inflasi tahunan naik menjadi 2,37% pada bulan Juli dari 1,87% pada bulan Juni, menandai level tertinggi dalam satu tahun tetapi masih dalam kisaran target bank sentral. Pertumbuhan ekonomi untuk tahun 2025 diproyeksikan sedikit di atas titik tengah kisaran 4,6% hingga 5,4%, yaitu sekitar 5,1%. Selain itu, suku bunga simpanan dan suku bunga fasilitas pinjaman semalam diturunkan masing-masing sebesar 25 basis poin menjadi 4,25% dan 5,75%. Sumber: Bank Indonesia (CP)
Sumber: Trading Economi