Truce & TikTok: Trump Isyaratkan Perpanjangan Gencatan Perdagangan
Presiden AS Donald Trump mengisyaratkan bisa memperpanjang gencatan perang dagang dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping saat keduanya dijadwalkan berbicara Jumat, pukul 09.00 waktu Washington. Di konferensi pers bersama PM Inggris Keir Starmer, Trump berkata “kita cukup dekat dengan kesepakatan” dan membuka opsi perpanjangan dengan syarat yang sama seperti saat ini.
Dalam pembicaraan yang sama, Trump menyebut kesepakatan TikTok akan diselesaikan “bersamaan dengan Tiongkok,” sejalan dengan kerangka deal yang sudah dicapai AS–Tiongkok untuk menjaga operasional TikTok di AS. Intinya: kepemilikan mayoritas entitas AS atas operasi TikTok di AS dengan batas porsi China maksimum 20%.
Konsorsium AS-led yang disebut dalam berbagai laporan mencakup Oracle, Silver Lake, dan Andreessen Horowitz, bersama investor AS lain yang sudah ada di ByteDance. Skemanya meliputi dewan beranggotakan mayoritas Amerika dan penempatan data pengguna AS di infrastruktur Oracle. Detail teknis—termasuk lisensi algoritma—masih jadi bahan uji regulator dan politisi.
Langkah ini terjadi di tengah gencatan dagang sementara yang meredakan eskalasi tarif tahun ini, serta manuver politik-ekonomi kedua negara atas teknologi strategis. Hasil panggilan Trump–Xi akan diamati pasar untuk sinyal: apakah truce diperpanjang, deal TikTok dikunci, dan kapan pertemuan tatap muka pertama mereka akan berlangsung.(ads)
Sumber: Bloomberg.com