• Mon, Jan 19, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Indonesia News Portal for Traders | Financial & Business Updates

29 August 2025 07:22  |

Inflasi Tokyo Melambat karena Subsidi, BOJ Tetap di Jalur Kenaikan Suku Bunga

Inflasi di Tokyo melambat tajam, terutama karena subsidi utilitas dari pemerintah, namun tetap menjaga pembuat kebijakan berada di jalur kenaikan suku bunga lebih lanjut karena masih berada jauh di atas target Bank of Japan (BOJ).

Harga konsumen yang mengecualikan pangan segar naik 2,5% di ibu kota pada Agustus dibanding setahun sebelumnya, versus 2,9% pada bulan sebelumnya, menurut Kementerian Dalam Negeri dan Komunikasi pada Jumat. Laju kenaikan paling lambat sejak Maret itu sesuai perkiraan ekonom. Indikator harga yang lebih dalam—yang juga mengecualikan energi—naik 3%, turun dari 3,1% dan sesuai ekspektasi. Untuk inflasi keseluruhan, harga energi berkontribusi negatif sebesar 0,29 poin persentase.

Karena tertahan faktor-faktor sementara, indikator utama tren harga nasional kecil kemungkinan akan menggoyahkan jalur kenaikan suku bunga BOJ saat ini. Spekulasi pasar akan adanya langkah tahun ini meningkat dalam beberapa pekan terakhir, didorong pernyataan Menteri Keuangan AS Scott Bessent dan tanda-tanda pertumbuhan ekonomi serta harga yang solid.

Ekonom memperkirakan bank sentral akan menahan suku bunga pada pertemuan yang berakhir 19 September. Harga beras—makanan pokok yang mendorong inflasi Jepang tahun ini—naik 67,9% YoY, melambat dari 81,8% pada Juli setelah mulai melonjak sekitar setahun lalu. Dengan mencatat kenaikan bulanan terbesar dalam setengah abad pada awal tahun ini, lonjakan inflasi beras memaksa pemerintah menggelontorkan berbagai langkah luar biasa untuk mendinginkannya, termasuk melepas stok darurat.

Harga makanan (di luar produk segar) naik 7,4%, tidak berubah dari laju Juli. Harga jasa naik 2%, dibanding 2,1% pada bulan sebelumnya, menunjukkan tekanan inflasi dasar tetap stabil. Kekuatan inflasi kian sulit diukur karena faktor-faktor sekali pakai. Pemerintahan Perdana Menteri Shigeru Ishiba memutuskan mengembalikan subsidi utilitas untuk Juli–September, kebijakan yang mulai terlihat dalam data CPI Agustus.(ayu)

Sumber: Newsmaker.id

Related News

GLOBAL ECONOMY

Trump Berjanji untuk 'Segera' Bernegosiasi untuk Mengakhiri ...

Presiden Donald Trump mengumumkan pada hari Rabu bahwa ia dan pemimpin Rusia sepakat melalui panggilan telepon untuk "segera"...

13 February 2025 12:25
GLOBAL ECONOMY

Nonfarm Payrolls AS Naik 143.000 Pada Januari Vs. 170.000 Ya...

Nonfarm Payrolls (NFP) di AS naik 143.000 pada Januari, Biro Statistik Tenaga Kerja AS (BLS) melaporkan pada hari Jumat. Angk...

7 February 2025 20:40
GLOBAL ECONOMY

Kanada Akan Mengumumkan Tarif Balasan Senilai C$29,8 Miliar ...

Kanada akan mengumumkan tarif balasan senilai C$29,8 miliar terhadap Amerika Serikat pada hari Rabu (12/3) sebagai tanggapan ...

12 March 2025 18:54
GLOBAL ECONOMY

Tiongkok Tegaskan AS Harus Membatalkan Tarif Sebelum Pembica...

Beijing menegaskan kembali seruannya kepada AS untuk membatalkan tarif sepihak terhadap Tiongkok, menggarisbawahi kebuntuan a...

8 May 2025 16:16
BIAS23.com NM23 Ai