• Sat, Jan 17, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Indonesia News Portal for Traders | Financial & Business Updates

22 July 2025 03:39  |

Jerome Powell Dilaporkan ke DOJ untuk Investigasi Pidana Potensial

Anggota DPR AS Anna Paulina Luna secara resmi melaporkan Ketua Federal Reserve Jerome Powell ke Departemen Kehakiman (DOJ) untuk dilakukan penyelidikan pidana, terkait dugaan pemberian keterangan menyesatkan kepada Kongres tentang proyek renovasi gedung yang dibiayai oleh pajak rakyat.

Politisi Partai Republik dari Florida tersebut menuduh Powell membuat "pernyataan palsu secara material" dalam kesaksiannya di hadapan Kongres pada 25 Juni 2025.

Dalam unggahan di platform X (sebelumnya Twitter), Luna menulis:

“Ketua Powell secara sadar menyesatkan Kongres dan pejabat eksekutif mengenai proyek yang didanai oleh pajak publik. Berbohong di bawah sumpah adalah pelanggaran serius—terutama bagi seseorang yang bertugas menjaga sistem moneter dan kepercayaan publik.”

Dalam surat resminya kepada Jaksa Agung AS Pam Bondi, Luna menyoroti dua pernyataan spesifik dari Powell yang menurutnya tidak benar:

1. Powell menyangkal bahwa proyek renovasi tersebut mencakup ruang makan VIP, marmer baru, lift khusus, fitur air, dan taman atap.

2. Namun menurut Luna, dokumen final Federal Reserve kepada National Capital Planning Commission (NCPC) justru menunjukkan bahwa elemen-elemen tersebut memang ada.

Powell juga mengklaim bahwa Gedung Eccles “belum pernah mengalami renovasi besar sebelumnya.”

Luna membantah hal ini dan menyebut bahwa Federal Reserve pernah melakukan renovasi besar pada 1999–2003, yang mencakup penggantian atap, sistem utama, serta pembaruan interior dan halaman tengah.

Dalam suratnya, Luna meminta Departemen Kehakiman menyelidiki apakah Powell melanggar undang-undang federal terkait pernyataan palsu kepada Kongres.

Meski laporan ini tergolong serius, pasar prediksi seperti Polymarket menilai peluang Powell dicopot dari jabatannya tahun ini hanya sekitar 20%, mencerminkan pandangan bahwa kemungkinan tindakan hukum atau politik terhadapnya masih kecil dalam jangka pendek.(yds)

Sumber: Investing.com

Related News

GLOBAL ECONOMY

Trump Berjanji untuk 'Segera' Bernegosiasi untuk Mengakhiri ...

Presiden Donald Trump mengumumkan pada hari Rabu bahwa ia dan pemimpin Rusia sepakat melalui panggilan telepon untuk "segera"...

13 February 2025 12:25
GLOBAL ECONOMY

Nonfarm Payrolls AS Naik 143.000 Pada Januari Vs. 170.000 Ya...

Nonfarm Payrolls (NFP) di AS naik 143.000 pada Januari, Biro Statistik Tenaga Kerja AS (BLS) melaporkan pada hari Jumat. Angk...

7 February 2025 20:40
GLOBAL ECONOMY

Kanada Akan Mengumumkan Tarif Balasan Senilai C$29,8 Miliar ...

Kanada akan mengumumkan tarif balasan senilai C$29,8 miliar terhadap Amerika Serikat pada hari Rabu (12/3) sebagai tanggapan ...

12 March 2025 18:54
GLOBAL ECONOMY

Tiongkok Tegaskan AS Harus Membatalkan Tarif Sebelum Pembica...

Beijing menegaskan kembali seruannya kepada AS untuk membatalkan tarif sepihak terhadap Tiongkok, menggarisbawahi kebuntuan a...

8 May 2025 16:16
BIAS23.com NM23 Ai