• Sat, Jan 17, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Indonesia News Portal for Traders | Financial & Business Updates

24 May 2025 02:25  |

Iran dan AS Positif Terkait Perundingan Nuklir Setelah Pertemuan di Roma

AS dan Iran mengirim pesan positif tentang negosiasi mereka atas dorongan Presiden Donald Trump untuk membatasi program nuklir Republik Islam tersebut setelah putaran perundingan berikutnya pada hari Jumat.

Perundingan minggu ini "adalah yang paling profesional sejauh ini" dan dapat menghasilkan kesepakatan dalam beberapa pertemuan berikutnya, kata Menteri Luar Negeri Iran dan kepala negosiator Abbas Araghchi. Seorang pejabat senior pemerintahan Trump mengatakan perundingan "terus konstruktif."

"Kami membuat kemajuan lebih lanjut, tetapi masih ada pekerjaan yang harus dilakukan," kata pejabat itu, seraya menambahkan bahwa kedua belah pihak sepakat untuk bertemu lagi dalam waktu dekat.

"Fakta bahwa kami berada di jalur yang wajar merupakan kemajuan tersendiri," kata Araghchi. "Saya berharap bahwa dalam satu atau dua pertemuan berikutnya, dengan mempertimbangkan pandangan yang lebih baik tentang posisi Iran, kami akan dapat mencapai solusi yang dapat memungkinkan kemajuan dalam perundingan."

Nada yang agak optimistis itu kemungkinan akan mengimbangi kegelisahan pasar minyak yang berasal dari laporan CNN awal minggu ini bahwa Israel tengah membuat rencana untuk menyerang situs nuklir Iran. Departemen Luar Negeri menolak berkomentar pada hari Senin.

Araghchi berbicara setelah kedua pihak bertemu di Roma pada hari Jumat untuk putaran baru pembicaraan yang bertujuan untuk menyelesaikan kebuntuan mereka atas program nuklir Iran. Menteri Luar Negeri Oman Badr Albusaidi, yang memediasi diskusi tersebut, menawarkan solusi "untuk menghilangkan hambatan," kata Araghchi kepada TV pemerintah Iran.

Belum ada kabar tentang cara menyelesaikan ketidaksepakatan yang menjadi inti dari pertikaian kedua belah pihak: AS mengatakan Iran tidak boleh diizinkan untuk memperkaya uranium sama sekali, sementara pejabat Iran mengatakan mereka harus mempertahankan hak itu. Teheran mengatakan tidak menginginkan bom nuklir tetapi menginginkan bahan fisil untuk menggerakkan pembangkit listrik tenaga nuklir. (Arl)

Sumber: Bloomberg

Related News

GLOBAL ECONOMY

Trump Berjanji untuk 'Segera' Bernegosiasi untuk Mengakhiri ...

Presiden Donald Trump mengumumkan pada hari Rabu bahwa ia dan pemimpin Rusia sepakat melalui panggilan telepon untuk "segera"...

13 February 2025 12:25
GLOBAL ECONOMY

Nonfarm Payrolls AS Naik 143.000 Pada Januari Vs. 170.000 Ya...

Nonfarm Payrolls (NFP) di AS naik 143.000 pada Januari, Biro Statistik Tenaga Kerja AS (BLS) melaporkan pada hari Jumat. Angk...

7 February 2025 20:40
GLOBAL ECONOMY

Kanada Akan Mengumumkan Tarif Balasan Senilai C$29,8 Miliar ...

Kanada akan mengumumkan tarif balasan senilai C$29,8 miliar terhadap Amerika Serikat pada hari Rabu (12/3) sebagai tanggapan ...

12 March 2025 18:54
GLOBAL ECONOMY

Tiongkok Tegaskan AS Harus Membatalkan Tarif Sebelum Pembica...

Beijing menegaskan kembali seruannya kepada AS untuk membatalkan tarif sepihak terhadap Tiongkok, menggarisbawahi kebuntuan a...

8 May 2025 16:16
BIAS23.com NM23 Ai