• Sun, Jan 18, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Indonesia News Portal for Traders | Financial & Business Updates

15 May 2025 16:35  |

Trump Mengatakan India Menawarkan untuk Menghapus Semua Tarif atas Barang AS

Presiden Donald Trump mengatakan India telah mengajukan penawaran untuk menghapus tarif atas barang-barang AS, karena negara Asia tersebut tengah menegosiasikan kesepakatan untuk menghindari pajak impor yang lebih tinggi.

Berbicara pada hari Kamis di sebuah acara dengan para pemimpin bisnis di Qatar, Trump mengatakan pemerintah India telah "menawarkan kepada kami sebuah kesepakatan di mana mereka pada dasarnya bersedia untuk benar-benar tidak mengenakan tarif kepada kami."

Trump tidak memberikan perincian lebih lanjut tentang tawaran yang tampaknya diajukan New Delhi dan pemerintah India tidak segera menanggapi permintaan komentar.

India adalah salah satu negara pertama yang memulai negosiasi perdagangan dengan AS setelah kunjungan Perdana Menteri Narendra Modi ke Gedung Putih pada bulan Februari, dengan kedua belah pihak sepakat untuk menyelesaikan fase pertama dari kesepakatan bilateral tersebut pada musim gugur. Menteri perdagangan India diperkirakan akan bertemu dengan pejabat pemerintahan Trump di AS dari tanggal 17-20 Mei untuk negosiasi lebih lanjut.

Komentar Trump muncul beberapa hari setelah India mengancam akan mengenakan tarif balasan sebagai respons atas bea masuk AS yang lebih tinggi atas baja dan aluminium, sebuah tanda bahwa New Delhi mungkin mengadopsi pendekatan yang lebih tegas dalam negosiasi perdagangannya dengan Gedung Putih. Namun, pembicaraan perdagangan tetap berjalan sesuai rencana, kata orang-orang yang mengetahui masalah tersebut. Beberapa analis di New Delhi menyatakan bahwa pernyataan Trump dapat mengindikasikan bahwa India hampir menyelesaikan kesepakatan, atau bahwa komentar tersebut merupakan taktik negosiasi oleh Gedung Putih.

"Kesepakatan perdagangan India-AS mungkin akan segera terwujud," kata Ajay Srivastava, pendiri lembaga pemikir Global Trade Research Institute yang berbasis di New Delhi. "Namun, kesepakatan tersebut harus memastikan adanya timbal balik yang ketat, dengan kedua belah pihak menghapuskan tarif secara setara." Reaksi pasar relatif tenang setelah komentar Trump dengan rupee yang menutupi sebagian kerugiannya. Indeks acuan NSE Nifty 50 naik 1,7% pada pukul 2 siang waktu setempat.(ads)

Sumber: Bloomberg

Related News

GLOBAL ECONOMY

Trump Berjanji untuk 'Segera' Bernegosiasi untuk Mengakhiri ...

Presiden Donald Trump mengumumkan pada hari Rabu bahwa ia dan pemimpin Rusia sepakat melalui panggilan telepon untuk "segera"...

13 February 2025 12:25
GLOBAL ECONOMY

Nonfarm Payrolls AS Naik 143.000 Pada Januari Vs. 170.000 Ya...

Nonfarm Payrolls (NFP) di AS naik 143.000 pada Januari, Biro Statistik Tenaga Kerja AS (BLS) melaporkan pada hari Jumat. Angk...

7 February 2025 20:40
GLOBAL ECONOMY

Kanada Akan Mengumumkan Tarif Balasan Senilai C$29,8 Miliar ...

Kanada akan mengumumkan tarif balasan senilai C$29,8 miliar terhadap Amerika Serikat pada hari Rabu (12/3) sebagai tanggapan ...

12 March 2025 18:54
GLOBAL ECONOMY

Tiongkok Tegaskan AS Harus Membatalkan Tarif Sebelum Pembica...

Beijing menegaskan kembali seruannya kepada AS untuk membatalkan tarif sepihak terhadap Tiongkok, menggarisbawahi kebuntuan a...

8 May 2025 16:16
BIAS23.com NM23 Ai