Iran Mendesak AS untuk Menunjukkan Pendekatan yang 'Lebih Realistis' pada Perundingan Nuklir
Negosiator nuklir utama Iran mengatakan ia berharap AS akan menunjukkan "pendekatan yang lebih realistis" pada putaran perundingan berikutnya antara kedua negara.
"Sekarang ada pemahaman yang lebih baik di sisi lain tentang prinsip dan posisi fundamental Iran," Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi mengatakan kepada TV pemerintah setelah rapat kabinet di Teheran pada hari Rabu. "Kami berharap mereka akan datang ke putaran perundingan berikutnya dengan pendekatan yang lebih realistis," tambahnya, tanpa merinci lebih lanjut.
Araghchi juga mengkritik Presiden AS Donald Trump karena menyampaikan "pandangan yang sangat menipu" tentang Iran dalam pidatonya di sebuah pertemuan puncak investasi di Arab Saudi pada hari Selasa. Trump menuduh pemerintah di Teheran "mencuri kekayaan rakyat mereka untuk mendanai teror dan pertumpahan darah di luar negeri."
Komentar tersebut muncul beberapa jam setelah AS mengumumkan sanksi baru pada jaringan pengiriman yang dituduh membantu memindahkan minyak Iran senilai miliaran dolar.
Waktu dan lokasi putaran pembicaraan berikutnya dengan AS belum diputuskan, kata Araghchi. Wakil menteri luar negeri dari Iran, Inggris, Prancis, dan Jerman akan bertemu di Istanbul pada hari Jumat untuk membahas sanksi dan program nuklir Iran secara terpisah, tambahnya.(ads)
Sumber: Bloomberg