Philly Fed Naik Ke Tertinggi Lima Bulan
Aktivitas manufaktur di wilayah Philadelphia menunjukkan perbaikan tajam. Philadelphia Fed Manufacturing Index naik ke 16,3 pada Februari 2026, level tertinggi sejak September dan jauh melampaui ekspektasi pasar 8,5. Indikator ini menguatkan sinyal bahwa sektor manufaktur AS masih memiliki momentum, meski kondisinya tidak merata di semua komponen.
Sub-indikator aktivitas bisnis umum dan pesanan baru tetap moderat dan relatif kuat, namun pengiriman (shipments) melambat tajam hingga nyaris stagnan. Dari sisi tenaga kerja, level pekerjaan cenderung stabil, tetapi indeks ketenagakerjaan berbalik sedikit negatif dan rata-rata jam kerja ikut memendek—memberi tanda bahwa perusahaan lebih berhati-hati menambah tenaga atau jam produksi.
Tekanan harga masih terlihat, walau lajunya mulai mereda. Biaya input dan harga jual sama-sama tetap naik, namun kenaikannya lebih lambat dibanding periode sebelumnya. Sensitivitas pelanggan terhadap harga umumnya tidak banyak berubah, tetapi sekitar sepertiga perusahaan menyebut pelanggan mulai lebih sensitif—yang bisa membatasi kemampuan perusahaan menaikkan harga agresif.
Ke depan, ekspektasi pertumbuhan 6 bulan membaik, tetapi rencana belanja modal (capex) justru menurun. Survei juga mencatat tarif berdampak “kebanyakan negatif” selama setahun terakhir, dan banyak pelaku usaha memperkirakan efek negatif itu masih berlanjut, meski kompetitor diperkirakan tetap menaikkan harga dalam tiga bulan ke depan.(yds)
Sumber: Newsmaker.id