Minyak Melemah Lagi—Iran Memanas, Tapi Pasokan “Nambah”?
Harga minyak turun di sesi Asia Selasa (27 Jan 2026) setelah pasar balik fokus ke dua hal: tensi AS–Iran dan potensi gangguan pasokan akibat cuaca ekstrem di AS. Brent Maret turun ke sekitar $65,22/barel dan WTI turun ke $60,33/barel. Sebelumnya minyak sempat menguat karena komentar Trump soal “armada” AS menuju Iran memicu spekulasi risiko gangguan pasokan di Timur Tengah, sementara badai salju di AS juga dikhawatirkan menahan produksi untuk sementara.
Tapi dorongan bullish itu ketahan oleh kabar dari Kazakhstan: produksi di ladang raksasa Tengiz mulai berjalan lagi bertahap setelah gangguan (kebakaran/pemadaman) yang sempat menekan ekspor CPC Blend. Artinya, pasokan yang tadinya terancam ketat bisa perlahan pulih. Pasar juga menunggu arah OPEC+ jelang pertemuan 1 Februari, sambil memantau apakah gangguan cuaca di AS benar-benar berkepanjangan dan apakah tensi AS–Iran makin eskalatif atau justru mereda. (az)
Harga minyak pada saat analisis ini adalah $64.35
- Beli jika harga bergerak di dalam $64.50
- Jual jika harga bergerak di dalam $64.20
Resistensi 2: $64.80
Resistensi 1: $64.65
Support 1: $64.05
Support 2: $63.90
Disclaimer
Artikel ini bersifat analitis dan bukan merupakan referensi definitif. Harap pertimbangkan perkembangan fundamental dan teknis dalam perdagangan sebelum mengambil keputusan investasi apa pun.
Sumber: Newsmaker.id