
Trending

hang-seng
Sumber: Newsmaker.id
Indeks Hang Seng turun 1,1% atau sekitar 260 poin ke level 25.307 pada pembukaan perdagangan Selasa. Ketegangan baru antara Amerika Serikat dan Iran mendorong harga minyak naik serta meningkatkan kekhawatiran terhadap inflasi dan pengetatan moneter lanjutan.
Harga Brent memperpanjang kenaikan setelah eskalasi terbaru memperbesar risiko gangguan berkepanjangan terhadap aliran energi melalui Selat Hormuz. Lonjakan biaya energi menekan sentimen investor terhadap aset berisiko di kawasan Asia.
Pelemahan terjadi meskipun aktivitas manufaktur China menunjukkan perbaikan. RatingDog Manufacturing PMI meningkat menjadi 51,5 pada Agustus dari 50,9 pada Juli, menandakan ekspansi sektor pabrik swasta berlangsung lebih kuat.
Shein juga menjalani debut yang kurang meyakinkan di Bursa Hong Kong. Saham perusahaan tersebut anjlok lebih dari 9% setelah pembukaan, meskipun berhasil menghimpun HK$13,6 miliar melalui IPO. Pelemahan sektor properti China turut menekan pasar, sementara Tencent, AIA, Kingboard Laminates, dan Meituan berada di zona merah.
Perbaikan manufaktur China belum cukup kuat untuk mengimbangi risiko geopolitik, lonjakan minyak, dan tekanan sektor properti. Hang Seng berpotensi tetap tertekan apabila konflik AS–Iran memburuk, sedangkan kejatuhan saham Shein dapat mengurangi minat investor terhadap IPO baru di Hong Kong.