Nikkei Merah di Penutupan, Yen & Yield Jadi Sorotan
Saham Jepang ditutup melemah pada perdagangan Selasa, dipimpin tekanan dari sektor Kertas & Pulp, Transportasi, dan Komunikasi. Indeks Nikkei 225 turun 0,47% pada penutupan di Tokyo, dengan jumlah saham yang melemah lebih banyak dibanding yang menguat (1.966 turun vs 1.655 naik, 210 stagnan).
Di papan top gainers, Taiyo Yuden (6976) melesat 8,71% ke 4.444, disusul Sumitomo Dainippon Pharma (4506) yang naik 7,19% ke 3.184 (menyentuh level tertinggi 5 tahun), serta Murata (6981) yang menguat 6,88% ke 3.509 (mencetak tertinggi 52-minggu). Namun di sisi losers, Japan Steel Works (5631) jatuh 5,39% ke 8.852, SoftBank Group (9984) merosot 5,10% ke 4.449, dan NEC (6701) turun 4,67% ke 4.004.
Sementara itu, Indeks Volatilitas Nikkei turun 9,30% ke 31,03, menandakan premi risiko pasar opsi sedikit mereda. Di komoditas, minyak WTI April turun 0,57% ke $63,20/barel dan Brent April melemah 0,64% ke $68,21/barel; sedangkan emas berjangka April turun 1,71% ke $4.928,55/oz. Di pasar valas, USD/JPY turun 0,31% ke 152,95 dan EUR/JPY melemah 0,39% ke 181,14, sementara Indeks Dolar AS berjangka naik tipis 0,02% ke 97,00.(alg)
Sumber: Newsmaker.id